Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Teknik Pemangkasan Anggur – MODEL TERALIS

Teknik Pemangkasan Anggur – MODEL TERALIS

Diposting pada 29 March 2021 oleh Rizky Erma | Dilihat: 27 kali

Teknik Memangkas Pohon Anggur Yang Baik Dan Benar

Teknik Pemangkasan Tanaman Anggur – Dalam budidaya anggur, pemangkasan adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dengan melakukan pemangkasan, tidak hanya membantu tanaman anggur untuk berbuah tetapi juga sekaligus menata percabangan sesuai dengan keinginan. Penataan yang dimaksud adalah membentuk tajuk tanaman. Bagaimana kita harus menatanya tergantung dari system apa yang akan digunakan dalam penataan tersebut.

Budidaya Tanaman Anggur – Tanaman anggur merupakan salah satu tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah. Cara menanam anggur pun terbilang cukup mudah. Peminat buah anggur sangat banyak karena rasanya yang lezat dan khasiatnya yang juga melimpah. Tak heran jika buah ini banyak dibudidayakan, baik itu skala kecil hingga skala besar.

Prospek budidaya tanaman anggur menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan. Pasalnya, buah anggur memiliki nilai jual yang terbilang tinggi dan permintaan akan anggur terus meningkat. bahkan untuk memenuhi kebutuhan masayarakat Indonesia, kita masih harus import buah anggur dari negara Eropa dan Asia Tengah juga terbilang sangat besar.

Berikut ini adalah beberapa teknik pemangkasan tanaman anggur yang perlu diketahui :

1. Pembentukan Batang Pokok

  • Pasang alat penegak yang terbuat dari batang bambu atau bahan lainnya yang berfungsi sebagai tempat bersandar pohon, penyangga batang atau tempat merambatnya tanaman perdu.
  • Setinggi 2 meter untuk membantu tanaman anggur tumbuh tegak lurus ke atas.
  • Biarkan tanaman tumbuh hingga mencapai tinggi 2 meter dari permukaan pot.
  • Setelah mencapai tinggi 2 meter, pangkas dan sisakan antara 30 – 50 cm dari permukaan pot, sehingga batang pokok berhasil dibentuk.

2. Pembentukan Cabang Primer

  • Ganti tiang rambat baru dan ikat batang pokok ke tiang rambat, supaya posisinya tidak berubah.
  • Beberapa waktu kemudian akan muncul tunas-tunas baru.
  • Peliharalah 2 tunas paling atas dari 2 mata tunas yang berlawanan arah (mata tunas sisi kanan dan kiri pada batang pokok).
  • Biarkan mereka tumbuh hingga masing-masing mencapai 1,5 meter.
  • Setelah mencapai 1.5 meter, pangkas dan sisakan masing-masing antara 4 – 6 mata tunas, sehingga cabang primer berhasil dibentuk.
  • Ikat cabang primer ke tiang rambat supaya posisinya tidak berubah.
Baca Juga :   Tips Pemupukan Pada Tanaman Anggur

3. Pembentukan Cabang Sekunder

  • Beberapa lama kemudian akan tumbuh tunas-tunas baru pada setiap mata tunas.
  • Biarkan seluruh tunas tumbuh vertikal hingga mencapai ujung atas tiang rambat.
  • Apabila ada beberapa tunas yang pertumbuhannya jauh lebih cepat dari yang lain, segera pijit batang tunas tersebut dengan jari hingga batangnya pipih/gepeng.
  • Tujuannya untuk menghambat pertumbuhannya, sehingga seluruh tunas bisa tumbuh serempak dan berimbang.
  • Setelah semua cabang mencapai ujung atas tiang rambat, maka pangkas dan sisakan masing-masing 50 cm, sehingga cabang sekunder berhasil terbentuk.
  • Ikat seluruh cabang ke tiang rambat supaya posisinya tidak berubah.

4. Pembentukan Cabang Tersier

  • Beberapa waktu kemudian akan muncul tunas-tunas baru di ujung atas cabang sekunder.
  • Tunas-tunas tersebut akan tumbuh besar menjadi cabang tersier.
  • Biarkan cabang tersier tumbuh hingga mencapai pertumbuhan maksimumnya, yaitu ditandai dengan tidak adanya pertumbuhan daun baru pada pucuk cabang tersier dan seluruh permukaan kulit batang dari pangkal hingga pucuk berubah dari hijau menjadi coklat (berkayu).
  • Setelah ciri-ciri tersebut terpenuhi, maka tabulampot anggur siap dibuahkan.

5. Pembuahan

Berikut adalah teknis perlakuan lengkap untuk merangsang tabulampot anggur berbuah :

  • 15 hari sebelum pangkas :
    Berikan pupuk kandang kambing (1 – 2 gayung) dan Kapur Dolomit (2 – 3 sendok makan) dengan cara ditabur merata di atas media tanam.
  • 10 hari sebelum pangkas :
    Berikan pupuk MKP dan KNO3 Putih masing-masing 1/2 sendok teh dengan cara dilarutkan dalam 1 gelas air bersih, kemudian siram ke media tanam.
  • 5 hari sebelum pangkas :
    Berikan kembali pupuk MKP dan KNO3 Putih dengan dosis yang sama, kemudian hentikan penyiraman secara total (disebut Stress Air), di mana media tanam tidak boleh mendapatkan air sedikitpun.
  • 1 hari sebelum pangkas :
    Lakukan penyiraman pada malam harinya.
Baca Juga :   Inilah 7 Panduan Mudah Budidaya Tabulampot Anggur Agar Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat

Hari pemangkasan :
Siram kembali pada pagi hari, kemudian lakukan pemangkasan pada 1 – 2 jam setelahnya. Setelah dipangkas, berikan kembali pupuk MKP dan KNO3 Putih dengan dosis yang sama. Sejak saat ini dan seterusnya, penyiraman dilakukan rutin setiap hari.

  • 5 hari setelah pangkas :
    Semprot POC DIGrow Merah (5 ml/liter air) ke seluruh batang tanaman. Jika masih ada sisa, siramkan ke media tanam.

6. Pembesaran Buah dan Panen

  • Setelah bunga berubah menjadi buah seukuran ujung jari kelingking, maka pupuk mulai diberikan kembali untuk membantu pengisian dan pembesaran buah.
  • Berikan pupuk NPK Mutiara Grower / NPK DGW Booster (1 sendok makan) setiap 1 bulan sekali.
  • Semprot dengan POC DIGrow Merah (5 ml/liter air) dan Hijau (3 ml/liter air) bergantian, 3 kali Merah diselingi 1 kali Hijau, setiap 2 minggu sekali.
  • Semprotkan ke daun dan batang (buah tidak boleh disemprot), jika ada sisa bisa disiram ke media tanam.
  • Setelah seluruh cabang tersier tumbuh panjang, batasi jumlah daun maksimal 15 daun pada masing-masing cabang.
  • Jika ada yang melebihi itu, segera pangkas pucuk cabang tersebut supaya pertumbuhannya terhenti. Tujuannya agar nutrisi bisa terfokus ke buah.

Buah anggur dapat dipanen antara usia 90 – 110 sejak pemangkasan (tergantung varietas).

  • 30 hari sebelum panen : hentikan pemberian pupuk.
  • 5 hari sebelum panen : hentikan penyiraman secara total (stress air). Tujuannya untuk mengurangi kadar air berlebih dan meningkatkan kadar gula pada buah, serta memperpanjang masa simpan buah setelah panen.
  • Hari panen : petik seluruh buah dengan gunting, jangan sampai merusak struktur percabangan. Setelah itu segera lakukan penyiraman agar tanaman tidak mati kekeringan, dan mulai besoknya penyiraman dilakukan secara normal setiap hari.
Baca Juga :   Inilah 6 Jenis Tanaman Dengan Nilai Jual Tinggi & Memiliki Prospek Bismis Manjanjikan

Tanaman anggur yang dibuahkan tidak boleh sering terpapar air hujan, karena bunga dan buah bisa rontok total. Apabila tabulampot anggur anda tidak diberi naungan atap transparan, maka anda harus menunggu sampai masuk awal musim kemarau untuk pembuahan berikutnya. Demikianlah informasi tentang teknik pemangkasan tanaman anggur. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih & salam berkebun.

Bagikan informasi tentang Teknik Pemangkasan Anggur – MODEL TERALIS kepada teman atau kerabat Anda.

Teknik Pemangkasan Anggur – MODEL TERALIS | JualBenihMurah.com

Belum ada komentar untuk Teknik Pemangkasan Anggur – MODEL TERALIS

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

Inilah 5 Panduan Sederhana Budidaya Tabulampot Kelengkeng Merah Agar Mampu Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Panduan Budidaya kelengkeng Merah*Harga Hubungi CS
Tersedia
*Harga Hubungi CS
Stok: Tersedia
OFF 18%
Benih Selada Krop General (Known You Seed)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 22.500 Rp 27.500
Tersedia
Rp 22.500 Rp 27.500
Stok: Tersedia
OFF 7%
Root Up – 100 ml

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Root Up - 100 mlRp 32.500 Rp 35.000
Tersedia
Rp 32.500 Rp 35.000
Stok: Tersedia
OFF 30%
Jual Bibit Anggur Original 50cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000 Rp 215.000
Tersedia
Rp 150.000 Rp 215.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR