Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah Tips Tepat Untuk Mencegah dan Membasmi Hama Serangga Uret Pada Pohon Kurma

Inilah Tips Tepat Untuk Mencegah dan Membasmi Hama Serangga Uret Pada Pohon Kurma

Diposting pada 5 January 2018 oleh Ali Arwani | Dilihat: 10.262 kali

Inilah Tips Tepat Untuk Mencegah dan Membasmi Hama Serangga Uret Pada Pohon Kurma

Melihat bibit tanaman kurma mampu tumbuh dengan subur dan daun yang hijau, pastinya menjadi pemandangan yang menyenangkan dan tentunya melambungkan harapan tinggi agar pohon kurma segera berbunga dan berbuah. Berbeda halnya jika Pohon kurma yang kita tanam mengalami pertumbuhan yang tidak optimal bahkan cenderung kerdil, padahal proses pemupukan dan perawatan sudah dilakukan secara optimal. pengalaman tersebut tentunya akan menjadi kabar yang sangat tidak menyenangkan bahkan cukup meresahkan, lalu kira – kira faktor apa yang menyebabkan pohon kurma tidak tumbuh dengan maksimal bahkan cenderung kuntet atau kerdil?. Yups salah satu faktor yang menyebabkan tanaman kurma tumbuh kendil adalah adanya SERANGGA URET. Hama uret ini biasanya berada di dalam tanah atau berada di dalam polybag atau pot. hama Uret ini akan menyerap nutrisi dari akar sehingga pertumbuhan kurma kerdil dan lama-lama mati. untuk mengetahui keberadaan hama ini adalaha dengan membongkar media tanam yang digunakan.

 

Mencegah Hama Uret

Mencegah Hama Uret

Hama Uret

Hama uret, nama ilmiah Lepidiota stigma adalah serangga hama polifag (pemakan rupa-rupa) yang menyerang perakaran berbagai jenis tumbuhan. Fase hidup yang paling mengganggu pertanian adalah fase larva yang dikenal dengan nama umum hama uret atau gayas. Serangga tahap dewasa dikenal sebagai ampal.

Secara ilmiah hama ini memiliki taksonomi sebagai berikut :
– Kingdom : Animalia
– Filum : Arthropoda
– Kelas : Insecta
– Ordo : Coleoptera
– Famili : Scarabaeidae
– Genus : Lepidiota
– Spesies : L. Stigma

Daur hidup
Serangga uret ini setidaknya memerlukan waktu sekitar satu tahun untuk menyelesaikan daur hidupnya. Dewasanya kawin dan bertelur pada tumpukan sampah/sisa-sisa daun di sekitar bulan Oktober-Desember.

Selanjutnya, larva (dikenal sebagai uret) menetas dari telur sekitar dua minggu kemudian. Larva mengalami empat tahap perkembangan (instar), yang ditandai dengan pelungsungan (ganti kulit). Instar awal makan dari sisa-sisa akar atau akar yang halus. Instar ketiga, yang berwarna kuning pucat atau putih, adalah tahap yang paling mengganggu pertanaman. Ia akan hidup menjelajah di tanah dan memakan akar segar. Uret menyukai akar tunggang agak tebal dan pada pembibitan tanaman buah dapat mengakibatkan tanaman mendadak rebah atau mengering karena akar utamanya terpotong. Ukuran panjangnya dapat mencapai 4 cm jika telah tumbuh maksimum. Daya jelajah larva sangat besar, bahkan dapat ditemukan uret pada kedalaman 10 m dari permukaan tanah. Larva sangat ringkih di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari sekitar 5 menit akan membuat uret menghitam, mengerut, lalu mati.

SIKLUS hama uret

SIKLUS hama uret

Larva akan menjadi pupa pada sekitar bulan Agustus (memasuki puncak kemarau), hingga keluar menjadi serangga dewasa di bulan Oktober atau apabila curah hujan mulai meningkat kembali. Serangga dewasa praktis hidup hanya untuk kawin dan bertelur saja.

Baca Juga :   Inilah 5 Panduan Mudah Budidaya Tabulampot Lengkeng Matalada Agar Mampu Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Di indonesia hama ini muncul secara musiman. Meski begitu karena dampaknya dapat mengakibatkan kematian tanaman, jika tidak dikendalikan maka bisa mengakibatkan kerugian besar.

Waspadai pohon kurma Anda apabila terdapat 1-2 pohon yang tumbuh abnormal, padahal pohon yang lain tumbuh sehat. Cobalah bongkar akar tanamannya. Apabila setelah dilakukan pembongkaran ternyata banyak uret pada akar bibit kurma, inilah yang menyebabkan pertumbuhan kurma kerdil. Uret menyerap nutrisi dari akar sehingga pertumbuhan kurma kerdil dan lama-lama mati.

Adapun Tanda-tanda pohon kurma terkena serangan hama uret antara lain :

  • Daun layu dan menguning lalu kering dan mati
  • Akar tanaman habis dimakan uret
  • Bagian pangkal batang terdapat luka-luka bekas digerek
  • Bagian pangkal batang serta sekitar perakaran terdapat uret
  • Pada serangan yang berat tanaman mudah roboh dan mudah dicabut karena akar-akarnya dimakan uret.

Berikut ini kami jelaskan beberapa cara untuk mencegah dan membasmi hama uret:
– Tahap pencegahan
Saya pribadi lebih suka memilih tahapan ini untuk menanggulangi serangan hama uret. Selain lebih mudah, resiko kerusakan yang ditimbulkan pada pohon kurma kita hampir tidak ada. Ada beberapa cara pencegahan yang bisa kita lakukan untuk mencegah serangan hama uret, yaitu:

1. Kelola pemberian pupuk kandang dan kebersihan kebun.
Kehadiran hama uret di lahan pertanian biasanya melalui pemberian pupuk kandang yang kurang sempurna pembuatan dan kebersihannya, sehingga membawa telur atau larva instar dari awal. Maka dari itu untuk mencegahnya kita harus hati-hati dalam memilih pupuk kandang untuk pohon kurma kita. Jangan sampai kita berikan pupuk kandang yang berkualitas jelek dan tidak sempurna proses pembuatannya. Bersihkan selalu area kebun tanaman kita, jangan sampai sampah/daun-daun berserakan di sekitar tanaman. Hama ini pada fase dewasa (bentuk serangga), kawin dan bertelur pada tumpukan sampah/sisa-sisa daun.

Baca Juga :   Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

2. Penggunaan Light Trap (Lampu Perangkap)
Cara lain untuk mencegah serangan hama uret adalah dengan menggunakan perangkap light trap (lampu perangkap serangga). Lampu perangkap merupakan suatu unit alat untuk menangkap atau menarik serangga yang tertarik cahaya pada waktu malam hari. Alat ini berfungsi untuk mengetahui keberadaan atau jumlah populasi serangga di lahan pertanian.

Light Trap

Penggunaan Light Trap

Komponen utama dari lampu perangkap atau yang dikenal juga dengan light trap ini yaitu lampu, corong dan kantung plastik, serta rangka beratap. Lampu, dengan daya minimal 100watt, berfungsi untuk menarik serangga pada waktu malam hari. Corong merupakan tempat masuknya serangga, kantung plastik berfungsi untuk menampung serangga yang tertangkap. Kemudian, rangka beratap fungsinya untuk melindungi lampu dan hasil tangkapan terutama dari hujan.

Cara kerja perangkap ini, lampu diletakkan di dalam lahan. Letak bisa disesuaikan dengan kondisi tempat karena alat ini menggunakan lampu sehingga memerlukan sumber aliran listrik. Satu unit lampu perangkap sebagai monitoring dapat digunakan untuk luasan 300-500 ha. Lampu dinyalakan setiap hari mulai dari pukul 6 pagi – 6 sore dan hasil tangkapan diambil setiap pagi kemudian diamati jenis serta jumlah serangga yang tertangkap.

Light trap sebagai sarana monitoring untuk mengetahui secara pasti saat aktivitas penerbangan kumbang/imago uret. Data hasil light trap dapat digunakan untuk memprediksi proses perkembangbiakan uret mulai dari penetasan telur hingga saat larva mulai menyerang tanaman. Dengan demikian dapat direncanakan antisipasi tindakan pengendalian yang sesuai dan diperlukan pada periode-periode berikutnya.

Serangga-serangga yang dapat tertangkap oleh alat ini, selain bentuk kumbang dari hama uret antara lain wereng coklat (dewasa makroptera), Ngengat penggerek batang padi, orong-orong (anjing tanah), kepinding tanah dan lain-lain. Sebagai contoh: pada saat populasi tinggi, lampu perangkap di BB Padi Sukamandi dapat menangkap wereng coklat 376 ribu ekor /malam/unit, Ngengat penggerek batang padi kuning 12 ribu ekor/malam/unit dan kepinding tanah 146 ribu ekor/malam/unit.

Baca Juga :   3 Langkah Mudah Pembenihan Tanaman Buah Tin Yang Sangat Menguntungkan dan Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

3. Pengendalian dengan pengumpulan imago secara manual (gropyokan atau dengan light trap)
Tujuannya untuk memutus siklus hidup uret dengan membunuh sebanyak mungkin kumbangnya. Namun perlu diwaspadai gropyokan ini bisa gagal apabila kumbang-kumbang yang tertangkap telah meletakan telurnya. Pengendalian ini dilakukan pada dua minggu awal hujan biasanya pada bulan Oktober sampai pertengahan Desember.

4. Penentuan saat masa tanam
Penentuan saat masa tanam yang aman dari serangan hama uret juga merupakan bagian pengendalian hama terpadu uret.

– Tahapan Pembasmian
Apabila pohon kurma kita sudah terlanjur terkena serangan hama uret, penangannya memang menjadi sedikit lebih sulit. Pendekatan terpadu harus dilakukan. Berikut ini adalah beberapa cara penanganannya:

1. Pengumpulan larva uret secara manual
Pengumpulan larva uret sacara manual bersamaan dengan saat pengolahan tanah secara mekanisasi. Tindakan ini merupakan pengendalian secara kultur teknis.

2. Pengendalian Kimiawi
Pengendalian hama uret pada tanaman perkebunan dapat menggunakan produk Super Meta. Larutkan Super Meta 33 gram / 1 liter air (7-10 tutup/tangki). Aduk sampai merata. Semprotkan/gemborkan pada tanaman yang terkena serangan hama secara merata. Untuk hasil yang maksimal sebaiknya tanaman disemprot/digembor sesering mungkin, minimal 3 (tiga) kali penyemprotan/penggemborkan per musim. Sebaiknya waktu penyemprotan/penggemborkan pada sore hari.

Demikian sedikit informasi tentang cara mencegah dan membasmi hama uret pada pohon kurma. didalam artikel tersebut kita telah membahas secara mendalam apa itu hama uret, daur hidup hama uret, cara membasmi hama uret dan bagaimana pencegahan hama uret pada pohon kurma. Kami harap informasi ini bisa menghindarkan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan terjadi pada pohon kurma Anda. Semoga pohon kurma Anda selalu sehat dan kebun Anda sukses. Terima kasih.

 

Daftar Pustaka Cara Mencegah dan Membasmi hama uret pada Kurma

  • Bibit Kurma Kuljar Indonesia, Penanggulangan hama Uret pada pohon kurma. Online: https://tinyurl.com/y9depsph  diakses pada 5 Januari 2018

Bagikan informasi tentang Inilah Tips Tepat Untuk Mencegah dan Membasmi Hama Serangga Uret Pada Pohon Kurma kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah Tips Tepat Untuk Mencegah dan Membasmi Hama Serangga Uret Pada Pohon Kurma | JualBenihMurah.com

Komentar dinonaktifkan: Inilah Tips Tepat Untuk Mencegah dan Membasmi Hama Serangga Uret Pada Pohon Kurma

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 29%
Bibit Kelapa Pandan Wangi 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Kelapa Pandan WangiRp 250.000 Rp 350.000
Tersedia
Rp 250.000 Rp 350.000
Stok: Tersedia
OFF 14%
Tray Semai 105 Lubang

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Media Tray Semai dengan 105 LubangRp 18.000 Rp 21.000
Tersedia
Rp 18.000 Rp 21.000
Stok: Tersedia
OFF 17%
Benih Buah Naga Mix Color (Maica Leaf)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Buah Naga Maica leafRp 15.000 Rp 18.000
Habis
Rp 15.000 Rp 18.000
Stok: Habis
OFF 18%
Benih Paprika Merah Red Star (Known You Seed)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 22.500 Rp 27.500
Tersedia
Rp 22.500 Rp 27.500
Stok: Tersedia
SIDEBAR