Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 7 Panduan Yang Baik dan Benar dalam Membudidayakan Tanaman Buah Alpukat Tanpa Biji Agar Tumbuh dengan Baik dan Cepat Berbuah

Inilah 7 Panduan Yang Baik dan Benar dalam Membudidayakan Tanaman Buah Alpukat Tanpa Biji Agar Tumbuh dengan Baik dan Cepat Berbuah

Diposting pada 10 November 2020 oleh Rizky Erma | Dilihat: 227 kali

Inilah 7 Panduan Yang Baik dan Benar dalam Membudidayakan Tanaman Buah Alpukat Tanpa Biji Agar Tumbuh dengan Baik dan Cepat Berbuah

Panduan Budiaya Alpukat Tanpa Biji – Sesuai dengan namanya buah alpukat tanpa biji mempunyai daging buah yang tebal, teksturnya padat dan pulen. Yang paling istimewa adalah buah alpukat ini tidak memiliki biji alias 100% full daging. Buah alpukat tanpa biji berbentuk bulat dan cenderung lonjong seperti mentimun dan dapat dimakan langsung bersama kulitnya tanpa dikupas. Selain itu, buah alpukat tanpa biji ini mempunyai citarasa yang nikmat, gurih dan memiliki kandungan asam folat yang tinggi. Buah Alpukat Tanpa Biji mengandung banyak vitamin A, B kompleks, D, dan E. Kandungan asam folatnya yang tinggi berfungsi untuk mencegah terjadinya stroke, sangat baik dikonsumsi dan bermanfaat bagi ibu hamil. Meskipun memiliki kadar asam lemak jenuh yang relatif rendah, alpukat sejatinya mempunyai kadar kalori yang tinggi.

Tanaman alpukat tanpa biji termasuk salah satu jenis alpukat yang tergolong istimewa. Saat ini, tanaman alpukat tanpa biji panjang sudah mulai banyak dibudidayakan dan dikembangkan. Mengingat teknik penanaman yang tergolong mudah. Tanaman alpukat tanpa biji dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi. Bibit alpukat tanpa biji mampu hidup di cuaca panas maupun di cuaca dingin sekalipun. Tanaman alpukat tanpa biji ini termasuk salah satu jenis tanaman buah yang rajin berbuah dan tidak mengenal musim. Permintaan akan buah ini juga semakin menanjak dari hari ke hari. Itu sebabnya peluang pasarnya juga semakin besar.

Syarat Tumbuh

  • Tanaman alpukat tanpa biji dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian ideal berkisar antara 200 – 1000 mdpl dengan iklim bersuhu 20-25 derajat celcius.
  • Tanaman alpukat tanpa biji lebih efektif ditanam di tanah yang remah, bersifat lempung berpasir dan banyak mengandung unsur hara.
  • Membutuhkan cahaya matahari selama 6 – 10 jam/hari.
  • Derajat keasaman pH yang paling cocok untuk tanaman alpukat adalah pH 6-7.
  • Untuk membantu pertumbuhannya, sebaiknya tanah yang digunakan memiliki drainase baik, hal ini bertujuan agar tanaman alpukat tidak busuk atau terlalu lembab karena terlalu banyak air dalam tanah.
Baca Juga :   Inilah 7 Keunggulan Alpukat Tanpa Biji Yang Perlu Kamu Ketahui, Nomor 1 Istimewa Banget

Budidaya Alpukat Tanpa Biji

Budidaya alpukat tanpa biji dapat menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menguntungkan. Tanaman alpukat tanpa biji dikenal memiliki sifat genjah atau termasuk jenis alpukat yang cepat berbuah. Selain itu, alpukat tanpa biji memiliki kemampuan berbuah 2-3 kali dalam satu tahun.

Nah bagi anda yang tertarik bertanam buah alpukat tanpa biji ada baiknya mempelajari dan memahami syarat tumbuh dan cara budidaya alpukat tanpa biji secara baik dan benar. Hal ini bertujuan agar tanaman alpukat tanpa biji mampu tumbuh dengan subur dan berbuah lebat.

Berikut ini adalah tahapan dalam membudidayakan tanaman alpukat tanpa biji agar mampu tumbuh dengan subur dan cepat berbuah :

1. Pemilihan Bibit Unggul

Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam bertanam alpukat tanpa biji adalah pemilihan bibit unggul. Dalam memilih bibit alpukat sebaiknya memilih dari hasil perbanyakan vegetatif melalui okulasi atau grafting. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bibit yang memiliki sifat yang sama dengan induknya. Pilihlah bibit alpukat dengan tampilan fisik yang sehat, tegak, segar, memiliki perakaran yang kuat dan tidak terserang hama dan penyakit.

2. Pengelolahan Lahan

Untuk lubang tanam, bisa dibuat dengan ukuran 75 x 75 x 75 cm dan dibiarkan terbuka dengan paparan sinar matahari selama kurang lebih 2 minggu setelah digali. Hal ini bertujuan untuk mematikan bakteri-bakteri yang ada dalam media tanam tersebut.

Setelah itu setengah dari lubang diisi campuran tanah dan kompos. Barulah bibit diletakkan pada media tanam. Untuk bibit baru membutuhkan air yang cukup sehingga perlu dilakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari, saat musim hujan tidak perlu disiram.

3. Penanaman Bibit

Campurkan pupuk kandang/humus/kompos dengan tanah bagian atas, perbandingan seimbang. Benamkan kapur dolomit ke dalam lubang tanam untuk menyeimbangkan pH tanah dan biarkan beberapa hari sampai meresap. Apabila kapur sudah meresap dan bibit juga sudah siap, tutup lubang dengan lapisan tanah bagian bawah.

Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak, timbun dengan lapisan tanah bagian atas yang sudah dicampuri pupuk kandang/humus/kompos. Padatkan agar bibit tidak roboh. Sirami secukupnya hingga tanah basah. Alpukat aligator yang ditanam di pekarangan memerlukan penyiraman cukup satu kali sehari. Frekuensi penyiraman ini dapat ditambah apabila tanah tampak sangat kering, atau justru dikurangi apabila musim hujan sedang mencapai puncaknya.

Baca Juga :   Inilah 7 Keunggulan Alpukat Tanpa Biji Yang Perlu Kamu Ketahui, Nomor 1 Istimewa Banget

4. Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman alpukat tanpa biji perlu dilakukan untuk mendapatkan pertumbuhan yang baik dan mampu menghasilkan buah yang lebat. Adapun tahap pemeliharaan yang perlu dilakukan antara lain penyiangan, penyiraman dan pemangkasan.

a. Penyiangan

Penyiangan dilakukan dengan tujuan untuk menyuburkan tanah serta membuang rumput dan tanaman liar atau hewan penghuni tanah. Penyiangan dilakukan sebelum pemupukan agar proses pemupukan dapat berjalan lancar karena tanah menjadi gembur dan gulma sudah tidak ada. Penyiangan dilakukan dengan membuang gulma menggunakan cangkul.

b. Penyiraman

Bibit alpukat tanpa biji yang baru ditanam memerlukan banyak air, sehingga penyiraman perlu dilakukan setiap hari. Waktu yg tepat untuk menyiram adalah pagi / sore hari. Namun, saat musim penghujan penyiraman tidak perlu dilakukan lagi.

c. Pemangkasan

  • Pemangkasan dilakukan pertama kali saat pohon berusia 1 tahun setelah tanam ke lahan.
  • Pangkaslah cabang dan ranting yang terlalu rapat, rusak, dan mati. Jarak antara cabang paling bawah dengan permukaan tanah minimal 1 meter.
  • Apabila ada cabang yang tumbuh lebih rendah dari itu, segera pangkas.
  • Kemudian, pertahankan ketinggian pohon alpukat antara 4 – 5 meter (dari permukaan tanah hingga ke pucuk pohon).
  • Apabila ketinggiannya melebihi itu, segera potong batang pucuknya agar pohon tetap pendek dan minimalis.

Jika anda biarkan, maka ketinggian pohon alpukat bisa terus meningkat hingga belasan meter. Pemangkasan dilakukan secara hati-hati agar luka bekas pemangkasan terhindar dari infeksi penyakit dan luka bekas pemangkasan sebaiknya diberi penutup luka seperti parafin cair.

5. Penggemburan Tanah

Tanah sebagai media tanam yang berada di sekitar perakaran lama kelamaan akan mengalami kepadatan sehingga rongga udara dan air di dalam tanah akan berkurang. Hal ini akan berdampak terganggunya akar tanaman alpukat untuk menyerap nutrisi dengan baik. Oleh karena itu, tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan secara periodik. Proses pengemburan dapat menggunakan bantuan alat cangkul dan sejenisnya. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar tidak memutus akar tanaman alpukat tanpa biji.

Baca Juga :   Inilah 7 Keunggulan Alpukat Tanpa Biji Yang Perlu Kamu Ketahui, Nomor 1 Istimewa Banget

6. Pemupukan

  • Untuk pemupukan, tanaman umur 1-4 tahun diberi urea 0,27-1,1 kg, TSP 0,5-1 kg dan KCI 0,2-0,83 kg per pohonnya.
  • Untuk tanaman usia 5 tahun diberi urea 2,22-3,55 kg, TSP 3,2 kg, dan KCI 4 kg setiap pohonnya.
  • Pemupukan sebaiknya dilakukan satu kali dalam satu tahun. Caranya dengan membuat lubang lubang sedalam 30-40 cm melingkari tanaman sebagai tempat pupuk.
  • Tanaman akan mulai berbuah 6-7 bulan setelah berbunga dan akan terus berbuah setiap bulannya.

7. Tahap Panen

Buah alpukat tanpa biji dapat dipanen kira-kira setelah tanaman berusia lebih dari 3 tahun. Yakni, setelah pembentukan bunga kemudian dilanjutkan dengan pembentukan buah. Pembentukan buah biasanya 6-7 bulan setelah bunga mekar. Proses pemanenan buah alpukat dilakukan secara manual, yaitu dipetik menggunakan tangan. Apabila kondisi fisik pohon tidak memungkinkan untuk dipanjat, maka panen dapat dibantu dengan menggunakan alat/galah yg diberi tangguk kain/goni pada ujungnya/tangga. Saat dipanen, buah harus dipetik/dipotong bersama sedikit tangkai buahnya (3-5 cm) untuk mencegah memar, luka/infeksi pada bagian dekat tangkai buah.

Keunggulan lain yang dimiliki tanaman alpukat tanpa biji adalah kemampuan tahan terhadap segala cuaca. Tanaman alpukat tanpa biji dapat tumbuh di iklim tropis, sub tropis bahkan alpukat tanpa biji mampu tumbuh pada iklim dingin sekalipun. Namun, cuaca mempengaruhi cepat atau lamanya pohon berbuah.

Demikianlah informasi tentang panduan budidaya alpukat tanpa biji yang baik dan benar. Agar tanaman alpukat mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman dan tahap panen. Semoga artikel tersebut dapat menambah wawasan kita tentang alpukat tanpa biji dan diharapkan anda dapat mencobanya sendiri dirumah. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan informasi tentang Inilah 7 Panduan Yang Baik dan Benar dalam Membudidayakan Tanaman Buah Alpukat Tanpa Biji Agar Tumbuh dengan Baik dan Cepat Berbuah kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 7 Panduan Yang Baik dan Benar dalam Membudidayakan Tanaman Buah Alpukat Tanpa Biji Agar Tumbuh dengan Baik dan Cepat Berbuah | JualBenihMurah.com

Belum ada komentar untuk Inilah 7 Panduan Yang Baik dan Benar dalam Membudidayakan Tanaman Buah Alpukat Tanpa Biji Agar Tumbuh dengan Baik dan Cepat Berbuah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

Edisi Terbatas
OFF 26%
Jual Bibit Cerry Yellow Grumichama 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 140.000 Rp 190.000
Tersedia
Rp 140.000 Rp 190.000
Stok: Tersedia
OFF 17%
Benih Gambas Anggun F1 – 25 Gram (Cap Panah Merah)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Gambas Anggun-F1_Panah MerahRp 15.000 Rp 18.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 18.000
Stok: Tersedia
OFF 36%
Jual Bibit Alpukat Clara 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 195.000
Tersedia
Rp 125.000 Rp 195.000
Stok: Tersedia
OFF 53%
Bibit Jambu Biji Sukun Merah 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Jambu biji sukun merah UnggulRp 35.000 Rp 75.000
Tersedia
Rp 35.000 Rp 75.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR