Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 7 Panduan Mudah Dalam Membudidayakan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Agar Mampu Cepat Berbuah

Inilah 7 Panduan Mudah Dalam Membudidayakan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Agar Mampu Cepat Berbuah

Diposting pada 18 March 2018 oleh Ali Arwani | Dilihat: 1.730 kali

Inilah 7 Panduan Mudah Dalam Membudidayakan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Agar Mampu Cepat Berbuah

Panduan Budiday Durian Merah Banyuwangi – Durian Merah Banyuwangi adalah tanaman durian ikonik khas daerah paling timur di pulau Jawa. Mengapa ikonik? Karena durian berwarna merah ini memiliki keistimewaan dan keunggulan yang tidak dimiliki durian sejenisnya di tempat lain. Seperti misalnya di daerah asal usul buah ini yakni Pulau Kalimantan, buah durian merahnya berasa kurang enak. Oleh karena itu, bisa dimaklumi buah Durian Merah Kalimantan memang difungsikan sebagai obat. Nah, adapun buah Durian Merah Banyuwangi mempunyai keuggulan pada keduanya, baik citarasa maupun manfaat medisnya. Hal ini membuat banyak kalangan, baik para pekebun, para peneliti maupun penikmat durian menaruh minat untuk membudidayakannya.

 

Budidaya Durian Merah Banyuwangi

Budidaya Durian Merah Banyuwangi

Syarat Tumbuh Durian Merah

Tanaman Durian termasuk dalam famili Bombaceae yaitu sebangsa pohon kapuk-kapukan. Dengan marga (genus) Durio, Nesia, Lahia, Boschia dan Coelostegia. Terdapat banyak jenis buah durian yang diakui keunggulannya oleh Departemen Pertanian dan disebarluaskan kepada masyarakat untuk dikembangkan, salah satunya tanaman Durian Merah Banyuwangi ini. Tanaman buah pemilik nama latin Durio graveolens ini dapat tumbuh optimal di daerah rendah dengan ketinggian 100-1200 m dpl beriklim panas 30-35 derajat celcius.

Iklim
Tanaman durian merah banyuwangi memerlukan curah hujan maksimum 3000-3500 mm/tahun dan minimal 1500-3000 mm/tahun. Curah hujan yang merata sepanjang tahun namun tidak melebihi batas maksimal sangat ideal bagi pertumbuhannya. Bahkan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik daripada hujan terus menerus. Tanaman durian merah banyuwangi juga membutuhkan intensitas cahaya matahari sebesar 60-80%. Saat baru ditanam di kebun (masih berupa bibit), tanaman durian tidak tahan terik sinar matahari di musim kemarau. Jadi sebaiknya pada saat itu bibit harus dilindungi/dinaungi. Suhu rat-rata yang dibutuhkan tanaman durian adalah 20 hingga 300 C.

Media Tanam
Tanaman durian merah banywangi menyukai tanah subur yang kaya akan bahan organik. Seperti jenis tanah grumosol dan ondosol, yang berwarna hitam keabu-abuan dengan struktur lapisan atasnya berbutir-butir, sedangkan lapisan bawahnya bergumpal dengan kemampuan mengikat air yang tinggi. Tanaman durian juga membutuhkan tanah dengan derajat keasaman tanah berkisar (pH) 5-7, dengan pH optimum 6-6,5. Tanaman durian adalah termasuk tanaman yang membutuhkan perakaran dalam, maka juga membutuhkan kandungan air tanah dengan kedalam cukup yaitu sekitar (50-150 cm) dan (150-200 cm). Jika kedalaman air tanah terlalu dangkal berakibat rasa buah tidak manis dan akarnya busuk akibat selalu tergenang. Sedangkan apabila kedalaman air tanah terlalu dalam mengakibatkan tanaman akan mengalami kekeringan.

Budidaya Durian Merah

Secara umum membudidayakan tanaman buah Durian Merah Banyuwangi sebenarnya hampir mirip dengan cara budidaya tanaman durian secara umum. Hanya saja, memang ada beberapa hal penting yang memerlukan perhatian dan perlakuan secara khusus pada budidaya tanaman durian merah ini. Boleh dikatakan dalam membudiayakan pohon durian merah banyuwangi ini terbilang gampang-gampang susah, hal ini dikarenakan Pohon durian merah banyuwangi termasuk jenis tanaman musiman yang hanya mampu berbuah hanya satu kali dalam setahun. Selain itu, untuk waktu berbuahnya tidak bisa diprediksi, bisa jadi dalam waktu 1 tahun mampu berbuah, pada tahun berikutnya pohon ini tidak berbuah.

Baca Juga :   Inilah 5 Zat Rahasia Dan 10 Manfaat Pada Buah Durian Merah Banyuwangi Yang Harus Anda Ketahui

Oleh karena itu, Sebelum membudidayakan tanaman durian merah banyuwangi sebaiknya terlebih dahulum melakukan cek tanah pada area yang akan Anda tanami. Hal ini supaya pohon durian merah banyuwangi mendapatakan habitat yang mirip dengan habitat aslinya di banyuwangi. Ini tidak sulit kok, di lokasi pembibitan durian merah di Banyuwangi terdapat fasilitas berupa laboratorium untuk memeriksa/cek tanah. Anda dapat membawa contoh/sampel tanah yang kelak akan dijadikan lahan untuk menanam durian merah guna diteliti oleh pihak laboratorium.

Berikut ini adalah beberapa tahapan –tahapan dalam membudidayakan tanaman buah durian merah banyuwangi agar mampu tumbuh dengan subur dan Mampu berbuah :

1. Tahap Pemilihan Bibit
Sebaiknya Pilihlah bibit buah durian merah yang berasal dari asli dari induknya. Pilih yang masih segar dan sudah tua, tidak kisut dan tidak terserang hama dan penyakit. Sebaiknya memilih bibit durian merah yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau okulasi. Hal ini bertujuan agar buah yang dihasilkan nantinya mempunyai sifat yang sama dengan induknya.

2. Penentuan Pola Tanaman
Dalam membudidayakan tanaman buah durian merah banyuwangi sebaiknya memperhatikan jarak tanam. Untuk jenis durian merah banyungai jarak tanam yang ideal berkisar antara 7 m x 7 meter hingga 10 m x 10 m.

3. Pembuatan Lubang Tanam
Ukuran lubang tanam yang dipersiapkan untuk budidaya durian merah banyuwangi adalah 1 m x 1 m x 1 m. Pada saat menggali lubang, bagilah tanah galian menjadi dua. Yang sebelah atas dikumpulkan di sebelah kiri lubang. Kemudian tanah galian sebelah bawah dikumpulkan di sebelah kanan lubang. Biarkan lubang kering terangin-angin selama ± 1 minggu, lalu tutup kembali. Masukkan tanah galian bagian atas terlebih dulu yang sebelumnya sudah dicampur pupuk kompos 35 kg/lubang. Kemudian diikuti oleh tanah bagian bawah yang telah terlebih dulu dicampur 35 kg pupuk kandang dan 1 kg fospat. Demi menghindari serangan rayap, semut dan hama lainnya, bisa juga dicampurkan insektisida butiran seperti Furadan 3 G. Selanjutnya lubang tanam diisi penuh sampai tampak membukit setinggi 20-30 cm dari permukaan tanah. Dan tanahnya tidak perlu dipadatkan. Penutupan lubang sebaiknya dilakukan 7-15 hari sebelum penanaman bibit.

Bibit durian Merah unggul

Bibit durian Merah unggul

4. Teknik Penanaman
Bibit durian merah banyuwangi yang akan ditanam sebaiknya sudah tumbuh tinggi sekitar 70-150 cm dan berkondisi sehat. Batangnya kokoh dan perakarannya banyak serta kuat. Lubang tanam yang disebutkan diatas digali kembali dengan ukuran yang lebih kecil, kira-kira sebesar gumpalan tanah yang membungkus akar bibit durian. Setelah lubang siap, lakukan penanaman dengan cara sebagai berikut:

  • Polybag/pembungkus bibit dilepas (sisinya digunting/diiris hati-hati).
  • Bibit durian merah dimasukkan ke dalam lubang tanam sampai batas leher. Kemudian tutuplah lubang dengan tanah galian.
  • Tutuplah pangkal bibit dengan menggunakan rumput/jerami kering sebagai mulsa, lalu disiram air.
  • Selanjutnya di atas bibit dapat dibangun naungan. Naungan ini penting karena berfungsi sebagai pelindung agar tanaman tidak layu/ kering tersengat sinar matahari secara langsung.
Baca Juga :   Menggiurkan Sekali, Prospek Tambang Hijau Menjanjikan Dengan Budidaya Tanaman Buah Kurma Tropis di Indonesia

5. Pemeliharaan Tanaman
– Penjarangan
Perlakuan penjarangan dilakukan dengan tujuan untuk mencegah kematian durian agar tidak menghabiskan energinya untuk proses pembuahan. Perlakuan ini penting karena berpengaruh terhadap kelangsungan hidup, citarasa dan ukuran buah, serta frekuensi pembuahan setiap tahunnya. Perlakuan penjarangan dilakukan bersamaan dengan proses pengguguran bunga. Yaitu sehari setelah gugur bunga selesai harus segera dilakukan penjarangan (tidak boleh ditunda-tunda). Reduksi/kurangi jumlah buah durian sampai kira-kira ± 50-60% dari seluruh buah yang ada.

– Penyiangan
Perlakuan ini dimaksudkan untuk menghindari persaingan antara tanaman dengan rumput disekeliling selama masa pertumbuhan. Lakukan penyiangan seluas 1 m disekeliling pohon durian.

– Pemupukan
Cara pemupukan : Pada tahapan awal buatlah selokan melingkari tanaman. Garis tengah selokan disesuaikan dengan lebarnya tajuk pohon. Kedalaman selokan dibuat 20-30 cm. Tanah cangkulan disisihkan di pinggirnya. Kemudian sebarkan pupuk secara merata ke dalam selokan dan tanah tadi dikembalikan untuk menutup selokan. Ratakan tanah, bila terlihat dalam keadaan kering segera lakukan penyiraman.

Jenis dan dosis pemupukan : Jenis pupuk yang digunakan untuk memupuk durian adalah pupuk kandang, kompos, pupuk hijau serta pupuk buatan. Pemupukan yang tepat dapat membuat tanaman tumbuh subur. Setelah melewati tiga bulan masa tanam, tanaman durian membutuhkan pemupukan susulan dengan pupuk NPK (15:15:15) 200 gr per pohon. Dan selanjutnya pemupukan susulan dengan NPK itu dilakukan rutin setiap empat bulan sekali. Lakukan sampai tanaman berumur tiga tahun. Selain itu setahun sekali berilah tanaman pupuk organik kompos/pupuk kandang 60-100 kg per pohon pada musim kemarau. Perlakuan pemupukan dilakukan dengan cara menggali lubang mengelilingi batang bawah di bawah mahkota tajuk paling luar dari tanaman durian.

Agar Tanaman buah durian merah banyuwangi mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah, ada beberapa tips yang perlu dilakukan untuk mendpatkan hasil yang maksimal.

– Sesuaikan kondisi tanam seperti/mirip ditempat aslinya
Berikanlah perlakuan semirip mungkin dengan keadaan alam di Banyuwangi, misalnya: tingginya paparan sulfur setiap hari dari Kawah Ijen dan Gunung Raung. Selain itu Durian Merah Banyuwangi juga membutuhkan sebanyak 26 unsur mineral mikro, seperti lantrium, silica, baron, alumunium, dan lain-lain. Kondisi alam yang mirip dengan aslinya akan membuat buah Durian Merah Banyuwangi yang dihasilkan berkualitas sebagus bahkan melebihi tempat asalnya.

Baca Juga :   Inilah 5 Keunggulan dan Keistimewaan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Yang Harus Anda Ketahui

– Lakukan Pengairan dan Penyiraman
Tanaman durian membutuhkan banyak air pada pertumbuhannya, tapi tanah tidak boleh tergenang terlalu lama atau sampai terlalu basah. Bibit durian yang baru ditanam membutuhkan penyiraman satu kali sehari, terutama kalau bibit ditanam pada musim kemarau. Setelah tanaman berumur satu bulan penyiraman dapat dikurangi menjadi sekitar tiga kali seminggu. Durian yang dikebunkan dengan skala luas mutlak membutuhkan tersedianya sumber air yang cukup. Dalam pengairan perlu dibuatkan saluran air drainase untuk menghindari air menggenangi bedengan tanaman.

6. Tahap Pemanenan

Sebaiknya proses pemanenan durian merah banyuwangi diusahakan sebelum musim hujan tiba karena air hujan dapat merusak kualitas buah. Secara alami buah durian merah yang sudah matang akan jatuh sendiri dari pohonnya, namun hal tersebut dapat berakibat rusak/tidak utuhnya buah. Nah, untuk menjaganya agar tidak jatuh langsung, kira-kira sebulan sebelum matang ikatlah dengan tali plastik. Tujuannya agar saat terlepas dari ujung tangkainya buah tetap menggantung pada tali.

7. Pasca Panen
Buah durian yang sudah dipanen sebaiknya dicuci dan semprot durian dengan air agar kotoran yang menempel pada kulitnya menjadi bersih. Lalu celupkan buah ke dalam air yang telah diberi fungisida Aliette 800 WP yang berbahan aktif Aluminium tris (Oethy/phosphonate) 22 cc/liter. Tujuannya untuk menghindari serangan busuk buah yang disebabkan oleh jamur Phytophtora sp selama proses pemeraman dan transportasi. Selanjutnya buah durian merah banyuwangi dikeringkan dan masukkan ke petinya untuk dibawa ke dalam gudang yang mempunyai cukup penerangan.

Demikian sekelumit informasi mengenai cara budidaya durian merah banyuwangi. dalam bertanam dan merawat durian banyuwangi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti pemilihan bibit, penanaman bibit dan perawatan bibit. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan kita tentang budidaya durian merah dan diharapkan anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Terima kasih.

 


kata terkait,
Bibit Durian merah banyuwangi, Bibit Durian merah banyuwangi Okulasi, Bibit Durian merah banyuwangi Unggul, Buah Durian merah banyuwangi, Cara budidaya Durian merah banyuwangi, Cara Tanam Durian merah banyuwangi, Durian merah banyuwangi, Jual Bibit Durian merah banyuwangi, Pohon Durian merah banyuwangi, Tabulampot Durian merah banyuwangi, Tahapan budidaya Durian merah banyuwangi, Tahapan menanam Durian merah banyuwangi, Tanaman Durian merah banyuwangi, Tips Budidaya Durian merah banyuwangi, Tips Tanam Durian merah banyuwangi,

Bagikan informasi tentang Inilah 7 Panduan Mudah Dalam Membudidayakan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Agar Mampu Cepat Berbuah kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 7 Panduan Mudah Dalam Membudidayakan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Agar Mampu Cepat Berbuah | JualBenihMurah.com

Belum ada komentar untuk Inilah 7 Panduan Mudah Dalam Membudidayakan Tanaman Buah Durian Merah Banyuwangi Agar Mampu Cepat Berbuah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 30%
Bibit Alpukat Hass 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Jual Bibit Alpukat HassRp 150.000 Rp 215.000
Tersedia
Rp 150.000 Rp 215.000
Stok: Tersedia
OFF 41%
Bibit Buah Tin Brown Turkey 50cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Buah Tin Brown TurkeyRp 85.000 Rp 145.000
Tersedia
Rp 85.000 Rp 145.000
Stok: Tersedia
OFF 6%
Liquinox GROW (10-10-15)-500ml

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Liquinox GROW 500 mlRp 65.000 Rp 69.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 69.000
Stok: Tersedia
OFF 21%
Benih Terong Tamarillo (Maica Leaf)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 15.000 Rp 19.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 19.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR