Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 7 Panduan Budidaya Alpukat Pluwang Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal Dan Mampu Berbuah Dengan Lebat, Sangat Cocok Untuk Skala Bisnis Dan Memiliki Peluang Usaha Yang Besar

Inilah 7 Panduan Budidaya Alpukat Pluwang Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal Dan Mampu Berbuah Dengan Lebat, Sangat Cocok Untuk Skala Bisnis Dan Memiliki Peluang Usaha Yang Besar

Diposting pada 28 October 2020 oleh Rizky Erma | Dilihat: 290 kali

Inilah 7 Panduan Budidaya Alpukat Pluwang Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal Dan Mampu Berbuah Dengan Lebat, Sangat Cocok Untuk Skala Bisnis Dan Memiliki Peluang Usaha Yang Besar

Cara Bertanam Alpukat Pluwang – Alpukat Pluwang merupakan jenis alpukat unggul yang memiliki kualitas import. Alpukat ini memiliki ukuran buahnya yang super jumbo, bobot satu buah alpukat hawai jumbo ini bisa mencapai berat 2 kg/buah. Selain itu, daging buah alpukat pluwang ini tergolong tebal dengan tekstur yang lebih padat. Yang paling istimewa dari alpukat pluwang ini adalah buah alpukat ini menawarkan sensari rasa yang lebih manis dan lebih gurih jika dibandingkan dengan jenis alpukat lokal lainnya. Kini varietas alpukat yang sedang meroket adalah alpukat pluwang atau yang biasa disebut alpukat hawaii jumbo atau alpukat pengeran. Perpaduan antara rasa manis dengan gurihnya daging buah alpukat membuat alpukat pluwang ini menjadi banyak di buru oleh para hobiis.

Tanaman Alpukat Pluwang – Merupakan jenis alpukat unggulan yang paling banyak dicari untuk saat ini. Secara tampilan, tanaman alpukat pluwang ini hampir sama dengan jenis alpukat lokal lainnya, hanya saja tanaman alpukat pluwang ini terkenal dengan postur tubuhnya yang terbilang pendek sehingga sangat mempermudah saat proses panen. Selain itu, salah satu ciri dari buah alpukat pluwang ini adalah kulit buanhya berwarna lebih hijau gelap dan mengkilap. Tanaman alpukat pluwang ini mempunyai daun yang berukuran 3x lipat lebih besar dibandingkan dengan alpukat lokal, bunganya juga mempunyai ukuran yang lebih besar. Tanaman alpukat pluwang juga terkenal dengan sifatnya yang genjah.

Syarat Tumbuh Alpukat Pluwang

  • Tanaman alpukat pluwang mampu tumbuh didataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian ideal berkisar antara antara 200 – 1.000 meter diatas permukaan air laut.
  • Jenis tanah yang bagus untuk bibit alpukat hawai jumbo adalah jenis tanah yang gembur dan banyak memiliki unsur hara. Adapun derajat keasaman tanah untuk pertumbuhan alpukat ( pH) yang sesuai yaitu: pH 5,6 – 6,4.
  • Tanaman alpukat pluwang cocok tumbuh di daerah tropis. Curah hujan minimum untuk pertumbuhan adalah 750 -1000 mm / tahun. Kebutuhan cahaya untuk pertumbuhan alpukat pluwang adalah 40 – 80 % dan Suhu udara untuk pertumbuhan adalah 15 – 30 oC.

Budidaya Alpukat Pluwang

Budidaya alpukat pluwang dapat menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menguntungkan. Karena tanaman buah alpukat pluwang minimal dapat dipanen 2 kali dalam satu tahun, sangat produktif bukan? Selain itu, tanaman alpukat pluwang mampu berbuah sepanjang tahun tidak kenal musim dan mempunyai kuantitas buah di setiap pohonnya cukup tinggi.

Baca Juga :   9 Keunggulan Alpukat Pluwang, Alpukat Unggul Yang Rekomended Untuk Budidaya Skala Bisnis

Nah bagi anda yang tertarik bertanam tanaman buah alpukat pluwang. Ada baiknya mempelajari dan memahami syarat tumbuh dan cara budidaya alpukat pluwang secara baik dan benar. Hal ini bertujuan agar tanaman alpukat pluwang mampu tumbuh dengan subur dan berbuah lebat.

Berikut ini adalah tahapan dalam membudidayakan tanaman alpukat pluwang agar mampu tumbuh dengan subur dan cepat berbuah :

1. Pemilihan Bibit Unggul

Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam bertanam alpukat pluwang adalah pemilihan bibit unggul. Dalam memilih bibit alpukat pluwang sebaiknya memilih dari hasil perbanyakan vegetatif melalui okulasi atau sambung pucuk. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bibit yang memiliki sifat yang sama dengan induknya. Pilihlah bibit alpukat pluwang dengan tampilan fisik yang sehat, tegak, segar, memiliki perakaran yang kuat dan tidak terserang hama dan penyakit.

2. Pengelolahan Lahan

Proses dalam menanam alpukat pluwang adalah menyiapkan lahan tanam. Usahakan lahan yang dipilih bebas dari sampah, tanaman-tanaman gula parasit, serta bebatuan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Pastikan pula lahan yang dipilih juga memiliki intensitas cahaya matahari yang cukup, sehingga dapat membantu fotosintesis tanaman. Untuk hasil yang lebih baik lagi, anda juga harus membuat drainase yang sehat agar tanaman tidak mudah terserang hama maupun penyakit.

Lahan tanam juga harus memiliki tanah yang gembur. Caranya, cangkul lahan tanam 2-3 kali untuk menggemburkan tanah. Penggemburan tanah berfungsi supaya akar tanaman dapat meresap cepat air ataupun unsur hara pada tanah. Tanah yang kering, menjadikan akar tanaman kesulitan dalam meresap air dan unsur hara.

3. Buat Lubang Tanam

Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 70 cm, lebar 70 x 70 cm. Tanah bagian atas dicampur dengan 25 kg pupuk kandang sebelum dimasukkan ke dalam lubang. Lubang tanam yang sudah ditutup tanah diberi tanda berupa ajir agar posisi tanam tidak keliru. Pengolahan lahan sebaiknya dilakukan saat musim kemarau sehingga penanaman bibit alpukat dapat dilakukan pada awal musim hujan. Jarak tanam yang digunakan dalam budidaya alpukat pluwang adalah 6 m x 6 m, dengan popolasi 278 bibit per Ha. Bisa juga ditanam dengan jarak tanam 7 m x 7 m dengan populasi 204 bibit per Ha.

Baca Juga :   9 Keunggulan Alpukat Pluwang, Alpukat Unggul Yang Rekomended Untuk Budidaya Skala Bisnis

4. Penanaman Bibit

Selanjutnya, proses menanam alpukat pluwang adalah dengan menanam bibit alpukat. Tancapkan bibit pada lubang tanam yang telah dibuat tepat di tengah-tengah, timbun dengan tanah yang sudah dicampurkan dengan pupuk organik dan sedikit sekam, lalu tekan pelan-pelan hingga bibit dapat berdiri tegak. Setelah sudah ditanam, siram sedikit dengar air.
Setiap bibit alpukat pluwang sebaiknya diberi naungan untuk menghindari sinar matahari secara langsung, terpaan angin, maupun siraman air hujan. Naungan tersebut dibuat miring dengan bagian yang tinggi di sebelah timur.
Peneduh ini berfungsi sampai tumbuh tunas-tunas baru atau lebih kurang 2 – 3 minggu.

5. Pemeliharaan Tanaman

a. Penyiraman
Bibit alpukat pluwang yang baru ditanam memerlukan banyak air, sehingga penyiraman perlu dilakukan setiap hari. Waktu yg tepat untuk menyiram adalah pagi / sore hari. Namun, saat musim penghujan penyiraman tidak perlu dilakukan lagi.

b. Penyiangan
Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh tidak dikehendaki. Gulma akan menjadi kompetitor bibit alpukat dalam menyerap nutrisi di dalam tanah. Agar tanaman alpukat pluwang tumbuh dengan baik maka gulma-gulma tersebut harus disiangi secara rutin. Proses penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma dan rumput liar yang tumbuh disekitar bibit alpukat wina dengan menggunakan cangkul atau dengan manual.

c. Penggemburan Tanah
Tanah sebagai media tanam yang berada di sekitar perakaran lama kelamaan akan mengalami kepadatan sehingga rongga udara dan air di dalam tanah akan berkurang. Hal ini akan berdampak terganggunya akar tanaman alpukat pluwang untuk menyerap nutrisi dengan baik. Oleh karena itu, tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan secara periodik. Proses pengemburan dapat menggunakan bantuan alat cangkul dan sejenisnya. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar tidak memutus akar tanaman alpukat pluwang.

d. Pemangkasan Tanaman
Pemangkasan hanya dilakukan pada cabang-cabang yang tumbuh terlalu rapat atau ranting-ranting yang mati. Pemangkasan dilakukan secara hati-hati agar luka bekas pemangkasan terhindar dari infeksi penyakit dan luka bekas pemangkasan sebaiknya diberi penutup luka seperti parafin cair.

6. Tahap Pemupukan

Tanaman alpukat pluwang mempunyai rambut akar yang sangat sedikit dengan sistem pertumbuhan akarnya yang kurang ekstensif. Oleh karena itu, sebaiknya pemberian pupuk diletakkan sedekat mungkin dengan akar. Pemupukan diberikan sedikit namun lebih sering, yaitu 4 kali dalam setahun.

Baca Juga :   9 Keunggulan Alpukat Pluwang, Alpukat Unggul Yang Rekomended Untuk Budidaya Skala Bisnis

Sebelum pemupukan perlu dibuat lubang melingkar tepat di bawah tepi tajuk tanaman sedalam 30 cm. Pupuk ditebar ke dalam lubang kemudian ditimbun tanah lagi.

  • tanaman alpukat umur 1-4 tahun (fase pertumbuhan) Pupuk yang diberikan adalah pupuk urea 0,27 kg – 1,1 kg, pupuk TSP 0,5 kg – 1 kg dan Pupuk KCI 0,2kg – 0,83 kg per pohonnya.
  • tanaman alpukat umur 3-4 tahun (fase produksi) Pupuk yang diberikan adalah pupuk urea 2,22 kg-3,55 kg, pupuk TSP 3,2 kg, dan pupuk KCI 4 kg setiap satu pohonnya.

Adapun pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Pemberian pupuk kandang untuk budidaya dilahan sebanyak 20 kg per pohon.

7. Tahap Panen

Buah alpukat pluwang dapat dipanen kira-kira setelah tanaman berusia lebih dari 3 tahun. Yakni, setelah pembentukan bunga kemudian dilanjutkan dengan pembentukan buah. Pembentukan buah biasanya 6-7 bulan setelah bunga mekar. Proses pemanenan buah alpukat pluwang dilakukan secara manual, yaitu dipetik menggunakan tangan. Apabila kondisi fisik pohon tidak memungkinkan untuk dipanjat, maka panen dapat dibantu dengan menggunakan alat/galah yg diberi tangguk kain/goni pada ujungnya/tangga. Saat dipanen, buah harus dipetik/dipotong bersama sedikit tangkai buahnya (3-5 cm) untuk mencegah memar, luka/infeksi pada bagian dekat tangkai buah.

Buah Alpukat pluwang menjadi salah satu barang komoditi dari hasil pertanian yang patut untuk dibudidayakan. Selain memiliki ukuran yang jumbo, dan rasa yang nikmat. Buah alpukat pluwang ini juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan manusia. Salah satu manfaat buah alpukat pluwang antara lain untuk menjaga kesehatan jantung, mampu menurunkan kolesterol, mengatur kadar gula darah dan mampu mengurangi resiko stroke.

Demikianlah informasi tentang cara tepat budidaya alpukat pluwang yang baik dan benar. Agar tanaman alpukat pluwang mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman dan tahap panen. Semoga artikel tersebut dapat menambah wawasan kita tentang alpukat pluwang dan diharapkan anda dapat mencobanya sendiri dirumah. Semoga bermanfaat dan terima kasih

 

 

 

 

 

 

Bagikan informasi tentang Inilah 7 Panduan Budidaya Alpukat Pluwang Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal Dan Mampu Berbuah Dengan Lebat, Sangat Cocok Untuk Skala Bisnis Dan Memiliki Peluang Usaha Yang Besar kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 7 Panduan Budidaya Alpukat Pluwang Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal Dan Mampu Berbuah Dengan Lebat, Sangat Cocok Untuk Skala Bisnis Dan Memiliki Peluang Usaha Yang Besar | JualBenihMurah.com

Belum ada komentar untuk Inilah 7 Panduan Budidaya Alpukat Pluwang Agar Mampu Tumbuh Dengan Optimal Dan Mampu Berbuah Dengan Lebat, Sangat Cocok Untuk Skala Bisnis Dan Memiliki Peluang Usaha Yang Besar

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 41%
Bibit Jeruk Dekopon 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Buah Jeruk DekoponRp 85.000 Rp 145.000
Tersedia
Rp 85.000 Rp 145.000
Stok: Tersedia
OFF 32%
Bibit Srikaya Jumbo 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

buah-srikaya-jumbo-unggulRp 85.000 Rp 125.000
Tersedia
Rp 85.000 Rp 125.000
Stok: Tersedia
OFF 30%
Jual Bibit Anggur Julian 50cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000 Rp 215.000
Tersedia
Rp 150.000 Rp 215.000
Stok: Tersedia
OFF 17%
Benih Bayam Maestro-25 Gram (Cap Panah Merah)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Bayam Maestro_panah Merah 1Rp 15.000 Rp 18.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 18.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR