Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Tanaman Buah Durian Pelangi Manokwari, Papua Agar Mampu Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Tanaman Buah Durian Pelangi Manokwari, Papua Agar Mampu Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat

Diposting pada 21 March 2018 oleh Ali Arwani | Dilihat: 1.445 kali

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Tanaman Buah Durian Pelangi Manokwari, Papua Agar Mampu Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat

Panduan Budidaya Durian Pelangi – Durian Pelangi adalah durian unggul yang berasal dari daerah Manokwari, Papua. Tanaman Durian Pelangi sejatinya adalah tanaman durian hasil persilangan 3 varian durian, yaitu: durian putih (Zibethinus), durian merah (Graveolens) dan durian kuning (Fotogensis). Perpaduan ketiga jenis tanaman durian tersebut menghasilkan tanaman durian dengan warna daging buah yang berwarna warni indah bak pelangi. Yakni : merah, kuning, hijau, oranye, putih dan krem, bahkan juga coklat susu. Sesuai dengan namanya, Durian Pelangi menghadirkan beraneka warna, citarasa dan manfaat bagi penikmatnya. Harganya pun tergolong mahal, bahkan lebih mahal dari durian impor Montong maupun Musangking.

Durian Pelangi merupakan salah satu varietas durian lokal unggulan yang berasal dari Manokwari, Papua Barat. Salah satu keunngulan dari tanaman buah pelik nama latin Durio zibethinus L ini adalah mempunyai usia produktif ayang terbilang sangat lama. Pohon durian pelangi manokwari, papua ini mempunyai usia produktif hingga 100 – 150 tahun. Dan mampu tumbuh tinggi hingga 25 m di alam liar. Secara umum budidaya tanaman Durian Pelangi Manokwari mirip dengan tanaman durian pada umumnya. Tanaman durian adalah jenis tanaman yang bersifat sangat tropis dikarenakan tanaman ini memang berasal dari hutan hujan tropis khatulistiwa di Asia Tenggara.

Budidaya Durian Pelangi

Budidaya Durian Pelangi

Syarat Tumbuh

Tanaman Durian Pelangi mampu tumbuh baik jika ditanam pada ketinggian sekitar 400-600 m dengan curah hujan tahunan rata-rata 2000 mm. Kebutuhan akan air ini adalah hal krusial yang harus diperhatikan, karena pohon durian yang sudah berdiri kokoh tidak dapat bertahan dari kekeringan 3 bulan berturut-turut. Kerusakan yang ditimbulkannya bakal permanen atau tidak bisa diperbaiki lagi.

Tanaman Durian Pelangi manokwari juga tumbuh di tanah liat yang kaya kandungan bahan organik dengan pH 5-7 dan optimum pada pH 6-6,5. Kondisi tanah yang kaya kandungan bahan organik akan membuat Tanaman Durian Pelangi Manokwari tumbuh dengan baik dan cepat.

Tanaman Durian Pelangi membutuhkan banyak kehangatan khas tropis, kelembaban yang melimpah dan sinar matahari agar tumbuh subur (terkecuali pada tahun pertama saat pohon masih muda, yakni membutuhkan keadaan semi-teduh). Suhu idealnya untuk tumbuh adalah rata-rata 20-30 derajat C. Pada suhu 15 derajat celcius durian dapat tumbuh tetapi pertumbuhan tidak optimal. Bila suhu mencapai 350 C daun akan terbakar.

Berikut ini adalah beberapa Panduan mudah dalam membudidayakan tanaman buah Durian Pelangi Manokwari Agar Mampu Berbuah dengan Lebat :

1.Tahap Pemilihan Bibit

Langkah pertama yang harus diperhatikan Dalam membudidayakan durian pelangi manokwari, papua ini adalah memilih bibit durian pelangi manokwari yang berkualitas unggul. Pada saat memilih atau membeli bibit durian pelangi ini sebaiknya memilih bibit yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif baik yang berasal dari okulasi atau cangkok. Hal ini bertuuan untukmenjamin sifat unggul indukan diturunkan pada anakannya dan pertumbuhannya berlangsung lebih cepat. Selain itu, Pilihlah bibit durian pelangi yang masih segar dan sudah tua, tidak kisut dan tidak terserang hama dan penyakit.

Baca Juga :   Kurma Barhee, Buah Kurma Dengan Segudang Keistimewaan

2. Pengolahan Media Tanam

– Persiapan
Penanaman tanaman durian memerlukan perencanaan yang cermat. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan pada tahapan awalnya, meliputi: pengukuran pH tanah, analisis tanah, penetapan waktu/jadwal tanam, pengairan, penetapan luas areal penanaman, pengaturan volume produksi.

– Pembukaan Lahan
Lakukan pembersihan dan pengolahan lahan beberapa minggu sebelum penanaman bibit berlangsung. Singkirkan batu-batu besar, alang-alang, pokok-pokok batang pohon sisa penebangan. Bersihkan pula tanaman liar yang akan menganggu pertumbuhan.

– Pembentukan Bedengan
Cangkullah dahulu tanah untuk bedengan pembesaran sedalam 30 cm hingga menjadi gembur. Lalu campur dengan pasir dan kompos yang sudah jadi. Untuk ukuran bedengan lebar 1 m panjang 2 m berilah 5 kg pasir dan 5 kg pupuk kompos. Kemudian setelah tanah, pasir dan kompos tercampur merata, biarkanlah selama 1 minggu. Selanjutnya tanah tersebut disemprot Vapan/Basamid untuk mencegah serangan jamur/bakteri pembusuk jamur. Buatlah saluran untuk penampung air di sekeliling bedengan. Apabila bedengan tersebut telah siap maka biji yang telah tumbuh akarnya tadi segera ditanam dengan jarak tanam 20 x 30 cm. Pada saat penanaman sesuaikan lubang tanam sebesar bijinya sedangkan kedalamannya sesuai dengan panjang akarnya. Jika biji sudah tertanam semua lalu taburi bagian permukaan bedengan dengan pasir yang dicampur dengan tanah halus/tanah hasil ayakan kira-kira setebal 5 cm.

– Pengapuran
Perlakuan ini dilakukan pada keadaan tanah yang kurang subur. Misalnya tanah podzolik (merah kuning) dan latosol (merah-coklat-kuning). Yaitu tanah yang cenderung memiliki pH 5 – 6 dan komposisi komponen penyusunannya kurang seimbang antara kandungan pasir, tanah liat dan debu. Hal ini dapat diatasi dengan cara pengapuran. Lakukan Pengapuran pada saat menjelang musim kemarau. Gunakan kapur pertanian yang memiliki kadar CaCO3 sampai 90%. Kemudian 2 sampai 4 minggu sebelum pengapuran lakukan dulu pemupukan dan penyiraman 4-5 kali. Tambahkan dolomit dua minggu setelah pengapuran untuk mencegah tanah kekurangan unsur Mg.

Bibit Durian Pelangi Unggul

Bibit Durian Pelangi Unggul

3. Tahap Penanaman

  • Jarak tanam ideal untuk budidaya durian pelangi adalah 9 x 9 M atau 10 x 10 M.
  • Buat lubang tanam dengan ukuran 80 x 80 x 70 cm atau 70 x 70 x 60 cm. Sesuaikan dengan jenis tanah dan kondisi lahan. Pisahkan tanah galian bagian atas (20 cm) dengan tanah galian bagian bawah dan biarkan selama 2-3 minggu.
  • Tutup lubang tanam dengan tanah galian atas lebih dahulu dimasukkan setelah dicampur dengan pupuk organik/pupuk kompos sebanyak + 30 kg/lubang.
  • Lakukan penanaman pada awal musim hujan dan saat sore hari agar bibit yang sudah ditanam tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Tanam Bibit pada daerah sekitar 5 cm di atas pangkal batang.
  • Kemudian ikat pada batang kayu/bambu agar tanaman dapat tumbuh tegak lurus.
  • Sebaiknya berikan naungan pada bibit durian pelangi yang sudah ditanam untuk menghindari sengatan matahari curah hujan yang lebat. Naungan bisa dibongkar setelah bibit berusia 3-5 bulan.
  • Tutup tanah di sekitar tanaman sebaiknya dengan rumput/jerami kering sebagai mulsa agar kelembaban tanah dapat stabil.

Perlu diperhatikan juga, saat bibit durian pelangi baru saja ditanam atau masih muda jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung terus menerus. Karena pada saat itu bibit durian pelangi masih belum kuat dan bisa mengakibatkan daunnya layu atau rusak. Berikanlah tempat yang semi teduh agar tidak rusak sekaligus mengoptimalkan pertumbuhannya.

Baca Juga :   Inilah 10 Cara Mudah Dalam Pengendalian Serangan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Buah Jambu Air

4. Tahap Pemupukan
Sesuaikanlah proses pemupukan dengan kondisi tanah/ media tanam. Caranya bisa dengan sebelum melakukan pemupukan dengan melihat terlebih dulu keadaan tanah, kebutuhan tanaman akan pupuk dan unsur hara yang terkandung dalam tanah.
– Cara pemupukan
Pertama buatlah selokan melingkari tanaman. Besarnya diameter selokan disesuaikan dengan lebarnya tajuk pohon. Lalu kedalamannya dibuat sekitar 20-30 cm. Penting diperhatikan, tanah hasil cangkulan disisihkan di pinggirnya. Sesudah pupuk disebarkan secara merata ke dalam selokan, tanah tadi dikembalikan untuk menutup selokan. Selanjutnya tanah diratakan kembali. Perhatikan, bila tanah dalam keadaan kering segera lakukan penyiraman.

– Jenis dan dosis pemupukan
Adapun jenis-jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang, kompos, pupuk hijau serta pupuk buatan. Pemupukan yang tepat dapat membuat tanaman Durian Pelangi tumbuh subur. kemudian setelah tiga bulan ditanam, tanaman Durian Pelangi membutuhkan pemupukan susulan NPK (komposisi 15:15:15) 200 gr/pohon. Selanjutnya pemupukan susulan dengan pupuk NPK tersebut dilakukan rutin setiap empat bulan sekali sampai dengan umur tanaman mencapai tiga tahun.

Yang tidak kalah pentingnya, setahun sekali tanaman dipupuk dengan pupuk organik kompos/pupuk kandang 60-100 kg per pohon pada saat musim kemarau. Cara pemupukannya dilakukan dengan menggali lubang mengelilingi batang bawah di bawah mahkota tajuk paling luar dari tanaman. Tanaman durian pelangi yang telah berumur kurang lebih 3 tahun biasanya mulai membentuk batang dan tajuk. Selanjutnya setiap tahun durian membutuhkan tambahan 20–25% pupuk NPK dari dosis sebelumnya. Misalnya apabila pada tahun ke-3 durian diberi pupuk 500 gram NPK per pohon, maka pada tahun ke-4 dosisnya menjadi 600-625 gram NPK/pohon.Kemudian kebutuhan pupuk kandang juga ditingkatkan, yaitu berkisar antara 120-200 kg/pohon menjelang berbunga dengan komposisi NPK 10:30:10. Lakukan pemupukan ini pada saat tanaman durian pelangi manokwari selesai membentuk tunas baru atau saat menjelang tanaman akan berbunga.

5. Tahap Perawatan

Ada beberapa tindakan yang harus dilakukan dalam merawat tanaman durian pelangi manokwari. Salah satunya melakukan penyiangan supaya tanaman durian tidak terganggu oleh gulma dan tanaman liar lainnya, sehingga bisa tumbuh subur dan berbuah lebat serta sehat. Selain itu juga perlu juga dilakukan perlakuan berikut ini:

– Penjarangan
Proses penjarangan buah durian pelangi manokwari ini bertujuan untuk mencegah kematian durian agar tidak menghabiskan energinya hanya untuk proses pembuahan terus menerus. Proses ini penting karena mempengaruhi kelangsungan hidup, rasa buah, ukuran buah dan frekuensi pembuahan setiap tahunnya. Perlakuan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan proses pengguguran bunga. Salah satu cara penjarangan adalah dengan menyemprotkan hormon tertentu yaitu Auxin A ketika bunga atau bakal buah baru berumur sebulan. Pada saat itu sebagian bunga sudah terbuka dan sudah dibuahi. Saat hormon disemprotkan, bunga yang telah dibuahi akan tetap melanjutkan pembuahannya sedangkan bunga yang belum sempat dibuahi akan mati dengan sendirinya. Jumlah buah durian yang dijarangkan ± 50-60% dari seluruh buah yang ada.

Baca Juga :   Inilah 5 Panduan Budidaya Buah Naga Merah Agar Tumbuh Subur Dan Cepat Berbuah

– Penyiangan
Perlakuan ini dilakukan untuk menghindarkan persaingan antara tanaman dan rumput disekeliling selama pertumbuhan. Penyiangan dilakukan pada wilayah sekitar 1 m sekeliling pohon durian.

6. Hama dan Penyakit

– Penggerek buah (Jawa : Gala-gala)
Ciri: telur diletakkan pada kulit buah dan dilindungi oleh jaring-jaring mirip rumah laba-laba. Larva yang telah menetas dari telur langsung menggerek dan melubangi dinding-dinding buah hingga masuk ke dalam. Larva tersebut tinggal di dalam buah sampai menjadi dewasa. Buah yang diserang kadang-kadang jatuh sebelum tua. Pengendaliannya dilakukan dengan insektisida, seperti Basudin,

– Ulat penggerek bunga (Prays citry)
Ulat ini menyerang tanaman duriang pelangi yang baru berbunga, terutama bagian kuncup bunga dan calon buah. Ciri: ulat ini warna tubuhnya hijau dan kepalanya merah coklat, setelah menjadi kupu-kupu berwarna merah sawo agak kecoklatan, abu-abu dan bertubuh langsing. Gejala: kuncup bunga yang terserang akan rusak dan putiknya banyak yang berguguran. Demikian pula, benang sari dan tajuk bunganya pun rusak semua, sedangkan kuncup dan putik patah karena luka digerek ulat. Pengendaliannya dengan menyemprotkan obat-obatan seperti Supracide

– Kanker bercak
Penyebab : Pythium palvimora, terutama menyerang bagian kulit batang dan kayu. Penyebaran oleh spora sembara bersamaan dengan butir-butir tanah atau bahan organik yang tersangkut air. Gejala: kulit batang durian yang terserang mengeluarkan blendok (gum) yang gelap; jaringan kulit berubah menjadi merah kelam, coklat tua atau hitam; bagian yang sakit dapat meluas ke dalam sampai ke kayu; daun-daun rontok dan ranting-ranting muda dari ujung mulai mati. Pengendaliannya dengan cara memotong kulit yang sakit sampai ke kayunya yang sehat dan potongan tanaman yang sakit harus dibakar, sedangkan bagian yang terluka diolesi fungisida, misalnya difolatan 4 F 3%.

– Jamur upas
Gejala : pada cabang-cabang dan kulit kayu terdapat benang-benang jamur mengkilat seperti sarang laba-laba pada cabang-cabang. Jamur berkembang menjadi kerak berwarna merah jambu dan masuk ke dalam kulit dan kayu sehingga menyebabkan matinya cabang. Pengendaliannya dengan cara melumasi cabang yang terserang degan fungisida, misalnya calizin RM.

Demikianlah informasi tentang cara membudidayakan tanaman buah durian pelangi manokwari, Papua. Agar Pohon durian pelangi manokwari mampu tumbuh dengan baik dan cepat berbuah memang diperlukan perawatan yang optimal seperti : pemilihan bibit durian manokwari, pemgolahan lahan, tahapa penanaman, tahapa perawatan dan tahap pemupukan. Dengan perawatan yang baik bisa dipastikan bibit durian manokwari cepat berbuah. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan kita tentang durian pelangi manokwari, papua. dan duiharapkan anda dapat mencobanya sendiri dirumah. Terima kasih.

 


kata terkait,
Bibit Durian Pelangi, Buah Durian Pelangi, cara budidaya Durian Pelangi, Cara tanam durian pelangi, Durian Pelangi, durian pelangi Manokwari, durian pelangi Papua, Jual bibit Durian Pelangi, Keunggulan Durian Pelangi, Khasiat durian pelangi, Manfaat durian pelangi, Pohon durian pelangi, tanaman Durian Pelangi, Tips budidaya durian pelangi, Tips tanam durian pelangi, tabulampot durian pelangi, panduan budidaya durian pelangi, perawatan durian pelangi, pemupukan durian pelangi, pohon durian pelangi, tanaman durian pelangi, budidaya durian pelangi, penyiraman durian pelangi,

Bagikan informasi tentang Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Tanaman Buah Durian Pelangi Manokwari, Papua Agar Mampu Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Tanaman Buah Durian Pelangi Manokwari, Papua Agar Mampu Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat | JualBenihMurah.com

Belum ada komentar untuk Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Tanaman Buah Durian Pelangi Manokwari, Papua Agar Mampu Tumbuh Subur dan Mampu Berbuah Lebat

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

Edisi Terbatas
OFF 18%
Bibit Jambu Biji Getas Merah Berbuah

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

jambu biji getas MerahRp 135.000 Rp 165.000
Tersedia
Rp 135.000 Rp 165.000
Stok: Tersedia
OFF 21%
Benih Cabe Pelangi Bolivian Rainbow (Maica Leaf)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 15.000 Rp 19.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 19.000
Stok: Tersedia
OFF 33%
Benih Daun Parsley / Peterseli (Maica Leaf)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 10.000 Rp 15.000
Tersedia
Rp 10.000 Rp 15.000
Stok: Tersedia
OFF 11%
Pupuk GrowMore Daun 32-10-10 (100 Gram)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

GrowMore Daun 100 GramRp 15.500 Rp 17.500
Tersedia
Rp 15.500 Rp 17.500
Stok: Tersedia
SIDEBAR