INFO BIBIT UNGGUL
Beranda » Blog » Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Rambutan Rapiah Agar Mampu Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Rambutan Rapiah Agar Mampu Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Diposting pada 8 February 2021 oleh Ali Arwani / Dilihat: 567 kali

 

Budidaya Rambutan rapiah

Rambutan rapiah? salah satu jenis rambutan yang amat sangat populer dan banyak diminati masyarakat Indonesia. Walaupun memiliki ukuran buah yang tergolong kecil. Namun, buah rambutan rapiah ini mempunyai citarasanya yang sangat manis dengan teksur daging yang kering dan nglotok, membuat penikmat buah ini tidak berhenti untuk menikmatinya. Buah rambutan rapiah dapat dinikmati secara langsung. anda juga dapat menikmati buah rambutan rapiah ini sebagai campuran dalam membuta es campur, es teller dan minuman segar lainnya.

Tanaman rambutan rapiah termasuk jenis tanaman buah yang dikenal dengan tingkat adaptasi yang cukup baik, bibit rambutan rapiah dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian 30 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Selain itu, rambutan rapiah juga dapat tumbuh di semua jenis tanah jika mengandung bahan organik yang cukup.

Budidaya Rambutan Rapiah

Budidaya rambutan rapiah dapat menjadi salah satu kegiatan yang mampu mendatangkan keuntungan yang berlebih. Selain perawatan rambutan rapiah yang tergolong mudah dan tidak memelukan banyak biaya. Harga jual buah rambutan rapiah juga tergolong tinggi.

Untuk menanam rambutan rapiah, anda tidak memerlukan lahan yang luas. Bahkan budidaya rambutan rapiah dapat dilakukan dengan menggunakan pot atau dikenal dengan istilah tabulampot rambutan rapiah.

Nah bagi anda yang hendak bertanam rambutan rapiah, pada kesempatan kali ini kami akan memaparkan panduan sederhana dalam membudidayakana tanaman rambutan rapiah. berikut ulasannya.

Syarat Tumbuh Rambutan Rapiah :

  • Tanaman rambutan rapiah dapat tumbuh dan berbuah baik di dataran rendah dengan ketinggian ideal berkisar antara 30 hingga 500 m dpl dengan tipe iklim basah.
  • Curah hujan 1.500-3.000 mm per tahun.
  • Tanah yang gembur dan subur lebih disenangi.
  • Tanaman ini relatif tahan pada lahan gambut yang masam dan tanah latosol cokelat dengan pH tanah 4-6,5. Suhu udara 22-35° C.
  • Tipe tanah latosol kuning sangat disenangi.
  • Hembusan angin yang kering, biasanya di pantai, dapat menyebabkan tepi-tepi daun berwarna kecokelatan seperti terbakar.
  • Untuk merangsang pembungaan diperlukan musim kemarau (kering) antara 3-4 bulan.
  • Hujan yang jatuh pada saat tanaman sedang berbunga menyebabkan banyak bunga berguguran dan mendorong timbulnya serangan penyakit mildu tepung (Oidium sp.).
  • Bila kemarau berkepanjangan, buah menjadi kurang berisi (kerempeng) dan bijinya tidak berkembang (kempis, rudimenter).
Baca Juga :   Inilah Panduan Mudah Dalam Pengendalian Serangan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Buah Rambutan Rapiah

Berikut ini beberapa panduan mudah budidaya tanaman buah Rambutan rapiah untuk hasil yang memuaskan :

1. Pemilihan Bibit
Pemilihan bibit adalah cara awal yang paling penting yang harus dilakukan untuk hasil yang akan diperoleh. Untuk mendapatkan bibit rambutan rapiah yang berkualitas unggul dianjurkan untuk memilih bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif seperti cangkok, stek atau okulasi.

Pilihlan bibit rambutan rapiah yang sehat, tidak layu dan tidak terserang hama & penyakit. Pilihlah bibit yang berdaun rindang, batang kokoh dan memiliki akar yang kuat.

2. Persiapan Media Tanam
Media tanam yang tepat akan menghasilkan pohon rambutan yang berkualitas. Anda dapat membuat lubang tanam dengan ukuran 1 m x 1 m dengan kedalaman setengah meter. Bersihkan sekitar media tanam dari gulma yang berpotensi menganggu proses pertumbuhan pohon rambutan.

Masukkan campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Anda juga bisa memberikan dolomit sebanyak 0,5 liter untuk lubang tanam guna menetralkan pH tanah. Sebaiknya, diamkan lubang tanam tersebut maksimal selama 2 minggu untuk mengeluarkan mikroorganisme di dalam tanah.

Jika hendak budidaya pohon rambutan rapiah lebih dari satu pohon, pastikan jarak tanam tak terlalu rapat. Adapun jarak tanam ideal untuk rambutan rapiah adalah 10 – 14 meter.

3. Tahap Penanaman
Untuk proses penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan agar kebutuhan terpenuhi secara alamiah. Adapun waktu yang tepat adalah pada pagi atau sore hari.

Cara menanam bibit rambutan rapiah :

  • Buka polybag secara perlahan, jangan sampai merusak akar.
  • Bersihkan sebagian tanah.
  • Masukkan bibit pohon rambutan ke lubang media tanam.
  • pastikan posisi bibit rambutan rapiah berdiri tegak atau lurus saat ditanam.
  • Timbun kembali dengan tanah subur.
  • Siram dengan sedikit air dan jangan sampai tergenang.

Budidaya Rambutan rapiah 2

4. Tahap Pemeliharaan
a. Penyiraman dan Penggemburan
Penyiraman sangat perlu terutama saat awal penanaman dan musim kemarau. Penyiraman dilakukan setiap hari pada sore hari. Namun, hindari penyiraman berlebihan hingga terjadi genangan air karena bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar.

Baca Juga :   5 Panduan Tepat Budidaya Rambutan didalam Pot (Tabulampot) Agar Mampu Tmbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Selain itu, akan terjadi pemadatan media. Jika hal itu terjadi, lakukan penggemburan dengan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai merusak akarnya.

b. Pemangkasan
Cara pemangkasan pada tanaman rambutan rapiah adalah dengan memilih dan memelihara tiga cabang primer. Jika panjang cabang primer mencapai 50 cm, pangkas ujungnya hingga tumbuh cabang-cabang sekunder.

Selanjutnya, pilih hanya tiga cabang sekunder per cabang primer. Setelah itu, pangkas ujung cabang sekunder sampai tumbuh cabang tersier dan pilih hanya tiga cabang tersier.

Ketiga cabang tersier ini akan mengalami pembungaan dan pembuahan. Pemangkasan kemudian dilakukan sesudah pemanenan buah.

b. Pemupukan
Tahap pemupukan pada tanaman rambutan rapiah antara lain :

Pada Umur Satu bulan setelah tanam :

  • Berikan pupuk NPK dengan komposisi 25:7:7 dengan konsentrasi 10g/liter air.
  • Pemberian pupuk dengan frekuensi 3 bulan sekali. Adapun cara penggunaannya dengan meyiramkan pupuk yang sudah tercampur ke perakaran tanaman buah, volume pemupukan 1-3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Pada Umur 3 Bulan :

  • Berikan pupuk NPK dengan komposisi 16:16:16 dengan konsentrasi 10g/liter air.
  • Pemberian pupuk dengan frekuensi 3 bulan sekali. Adapun cara penggunaannya dengan meyiramkan pupuk yang sudah tercampur ke perakaran tanaman buah, volume pemupukan 1-3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Adapun pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Penggunaannya untuk penanaman di pot sebanyak lima kilogram per pot, sedangkan penanaman di lahan sebanyak 15 – 20 kg per pohon.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama & penyakit yang sering menyerang tanaman rambutan rapiah adalah ulat pemakan daun, ulat penggerek batang dan ulat pengerek buah. Pengendaliannya dengan hama dan penyakit ini harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan dosis yang ditentukan.

Baca Juga :   Inilah 8 Keunggulan Rambutan Rapiah Yang Terkenal Memiliki Cita Rasa Yang Manis dan Daging Buahnya yang Ngelotok

Untuk mencegah kemungkinan terjadinya pertumbuhan penyakit dan hama pada tanaman rambutan rapiah akibat kondisi cuaca atau serangga yang merusak, sebaiknya lakukan penyemprotan pestisida antara 15 dan 20 hari sebelum panen. Dan juga apabila kelembaban suhu terlalu tinggi, hal ini kan memicu pertumbuhan jamur pada tanaman rambutan rapiah. Oleh sebab itu, sebaiknya lakukan penyemprotan fungisida pada awal musim hujan.

Budidaya Rambutan rapiah 3

 

6. Tahap Panen
Pohon rambutan rapiah dapat mulai belajar berbuah setelah berumur 2-3 tahun setelah masa tanam. Buah rambutan rapiah dapat dipetik setelah matang pohon atau umur 120 hari setelah anthesis (bunga mekar). Adapun musim panen buah rambutan rapiah terjadi pada bulan November sampai dengan Februari.

Cara panen pohon rambutan adalah dipetik beserta tangkainya yang sudah matang sekaligus melakukan pemangkasan pohon. Apabila pemetikan tidak terjangkau, kamu dapat menggunakan galah untuk mengkait tangkai buah rambutan.

Demikianah informasi tentang 6 tahap mudah dalam bertanam dan merawat tanaman rambutan rapiah. Untuk mampu menghasilkan buah rambutan yang berkualitas tentunya membutuhkan perawatan yang optimal juga mulai dari pemilihan bibit unggul, penanaman bibit, penyiraman pemupukan hingga pengendalian hama. Semoga informasi tersebut menjadi dasar pengetahuan anda dalam membudidayakan tanaman Rambutan agar cepat berbuah. Terima kasih

Tags: , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Rambutan Rapiah Agar Mampu Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Rambutan Rapiah Agar Mampu Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Don`t copy text!
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Maryati
● online
Maryati
● online
Halo, perkenalkan saya Maryati
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja