Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 6 Panduan Budidaya Rambutan Binjai – Tanaman Buah Rambutan Unggulan Terbaik dan Paling Cocok Dibudidayakan di Iklim Indonesia

Inilah 6 Panduan Budidaya Rambutan Binjai – Tanaman Buah Rambutan Unggulan Terbaik dan Paling Cocok Dibudidayakan di Iklim Indonesia

Diposting pada 11 February 2021 oleh Rizky Erma | Dilihat: 86 kali

Budidaya Rambutan Binjai – Siapa yang tidak kenal buah rambutan? Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan buah rambutan, salah satunya adalah varietas rambutan binjai. Buah yang cantik asal Sumatera Utara ini memang banyak sekali diburu masyarakat, karena sangat banyak khasiat yang terkandung di dalamnya. Buah Rambutan Binjai memiliki kandungan vitamin C dan vitamin B3, buah rambutan binjai dapat mengobati berbagai penyakit seperti diabetes, hipertensi, anti-kanker dan anti-inflamasi. Selain mengobati berbagai penyakit, buah rambutan binjai juga bisa meningkatkan kesehatan ginjal, tulang dan gigi.

Buah Rambutan Binjai merupakan salah satu rambutan yang terbaik di Indonesia, dengan buah cukup besar dan kulit berwarna merah darah sampai merah tua. Rambut buah agak kasar dan jarang, rasanya manis dan daging buahnya ngelotok.

Tanaman Rambutan Binjai – Dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Anda bahkan dapat menanamnya di dalam pot juga. Tentunya dengan perawatan yang lebih intensif sebab tanaman ini cenderung tumbuh besar dan tinggi sehingga seiring bertambahnya usia tanaman, akarnya akan semakin berat.

Dengan segala keunggulan yang dimiliki rambutan binjai tidak heran jika buah yang satu ini mejadi primadona para petani dan pelaku usaha. Banyak dari masyarakat yang mulai membudidayakan rambutan binjai sendiri. Baik untuk dikonsumsi secara pribadi, ataupun untuk kepentingan komersial. Tertarik membudidayakan rambutan binjai? Yuk simak ulasan cara mudah budidaya rambutan binjai agar cepat berbuah.

Syarat Tumbuh Rambutan Binjai :

  • Tanaman rambutan binjai mampu tumbuh dengan baik pada dataran rendah hingga ketinggian 500 mdpl dengan tipe iklim basah.
  • Tanaman rambutan binjai cocok ditanam pada iklim yang basah karena membutuhkan curah hujan yang teratur, namun juga membutuhkan musim kemarau untuk merangsang pembungaan.
  • Tanaman rambutan binjai ini relatif tahan pada lahan gambut yang masam dan tanah latosol cokelat dengan pH tanah 4-6,5. Suhu udara 22-35° C.
  • Jenis tanah yag disukai oleh tanaman rambutan binjai adalah tanah yang gembur dan subur lebih disenangi.
  • Adapun untuk curah hujan yang cocok untuk tanaman rambutan rapiah ini berkisar antara 1.500-3.000 mm per tahun.
  • Waktu penanaman yang baik adalah saat pertengahan hingga akhir musim hujan.
Baca Juga :   INILAH 9 KEUNGGULAN RAMBUTAN BINJAI Daging Buah Renyah dan Citarasa Manis

Budidaya Rambutan Binjai

Budidaya rambutan binjai dapat dilakukan di lahan maupun di dalam pot tergantung kebutuhan Anda. Namun karena akan tumbuh cukup tinggi, apabila Anda menanam di dalam pot maka ada kemungkinan harus dipindah ke tanah karena perakaran akan semakin berat menopang tanaman yang terus mendewasa, untuk itu jika anda menginginkan penanaman tetap dalam pot maka anda harus rajin memangkasnya sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan kesehatannya. Bagaimana tertarik ingin membudidayakan rambutan binjai dihalaman rumah? simak yuk, tahapan-tahapan mudah dalam membudidayakan rambutan binjai agar tumbuh dengan subur.

Berikut ini adalah panduan budidaya rambutan binjai agar tumbuh subur dan berbuah lebat :

1. Pemilihan Bibit Unggul

Kualitas tanaman buah rambutan binjai dipengaruhi oleh faktor genetik dan perawatan. Faktor genetik disini bisa dilihat dari kualitas bibit yang akan ditanam. Oleh karenanya, saat memilih bibit di toko pertanian, sebaiknya memperhatikan ciri-ciri bibit yang baik, sebagai berikut :

  • Bibit buah rambutan binjai berasal dari polulasi pohon induk yang terbukti unggul.
  • Sebaiknya bibit diperoleh dari penangkar yang sudah bersertifikat atau dari kebun yang terbukti produksinya unggul.
  • Jika bibit berasal dari setek batang tinggi tanaman minimal 25 cm dengan panjang tunas 10 cm.
  • Bibit tanaman bebas dari serangan penyakit.
  • Hal ini bisa dicirikan dari batangnya yang kokoh dengan pertumbuhan yang optimum, bisa dilihat dari munculnya tunas baru.

2. Menyiapkan Lahan

Lahan yang digunakan untuk menanam haruslah memenuhi beberapa kriteria yang sesuai agar penanaman rambutan binjai dapat berlangsung optimal :

  • Ukuran lubang tanah yang digunakan untuk menanam adalah 60 x 60 x 60 cm.
  • Jika Anda ingin membuat beberapa lubang untuk penanaman dalam skala luas, maka jarak tanam antara lubang tanam yang satu dengan lainnya harus berkisar pada angka 10 meter karena pohon akan tumbuh besar.
  • Pisahkan tanah galian bagian bawah dan atas dan biarkan kurang lebih selama 3-4 minggu dengan tujuan untuk mematikan bakteri.
  • Setelah selesai menunggu, masukkan kembali sebagian tanah bagian bawah, sedangkan tanah bagian atas dapat Anda campurkan dengan pupuk organik seperti halnya pupuk kandang maupun pupuk kompos.
Baca Juga :   12 Cara Mudah Pengendalian Hama dan Penyakit Yang Sering Menyerang Tanaman Rambutan Binjai

3. Penanaman Bibit

Penanaman harus dilakukan secara hati-hati dan teliti karena titik awal penanaman sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan berikutnya :

  • Pindahkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan.
  • Buka polybag bibit tanaman, letakkan bibit tepat di tengah-tengah lubang tanam, atur peletakan agar bibit tegak lurus/tidak miring.
  • Kemudian tutupi dengan tanah galian atas yang sudah dicampur dengan pupuk organik sebelumnya hingga sampai ke leher akar.
  • Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
  • Jika diperlukan, tambahkan penyangga untuk membantu tanaman berdiri tegak.

4. Perawatan

Perawatan tanaman rambutan binjai diantaranya meliputi penyiraman, pemupukan, penyiangan, pemangkasan, dan pengendalian hama penyakit yang harus dilakukan secara teratur.

a. Penyiraman

Karena rambutan binjai merupakan tanaman yang sangat minim akan kandungan air, maka penyiraman harus dilakukan secara rutin kecuali pada saat musim hujan. Apabila sedang memasuki musim kemarau, maka ada baiknya penyiraman dilakukan sebanyak 1-2 kali sehari untuk memastikan asupan air cukup, namun perlu diingat bahwa jangan sampai terlalu lembab karena akan menyebabkan tanaman layu bahkan mati.

b. Pemupukan

Pastikan pH berada di kisaran yang diinginkan tanaman, apabila tidak sesuai maka tambahkan pupuk urea agar menambah tingkat keasaman. Pemupukan dilakukan kurang lebih selang 3-4 bulan sekali. Untuk awal penanaman, cukup menggunakan pupuk organik saja. Setelah satu tahun penanaman, Anda mulai dapat menambahkan pupuk KCL dan urea dalam dosis yang sesuai dengan peraturan. Selain itu, semakin umur tanaman bertambah, sebaiknya naikkan kadar sedikit demi sedikit namun tetap tidak berlebihan. Pemupukan hendaknya juga dilakukan di awal dan akhir musim penghujan.

c. Penyiangan

Penyiangan penting ketika rumput liar ataupun gulma tumbuh di sekitar tanaman rambutan binjai, agar tidak mengganggu pertumbuhan ataupun bertindak sebagai benalu agar tanaman tetap sehat dan tumbuh dengan subur.

d. Pemangkasan

Pemangkasan juga perlu dilakukan setidaknya terdapat tiga tujuan pemangkasan tanaman yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi dan pemangkasan peremajaan.

Pemangkasan bentuk dilakukan untuk membentuk tajuk baru dan mengatur postur tanaman agar sinar matahari bisa menembus semua bagian tanaman. Selain dua fungsi itu, pemangkasan bentuk juga terkait dengan estetika.

Baca Juga :   5 Panduan Tepat Budidaya Rambutan didalam Pot (Tabulampot) Agar Mampu Tmbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Pemangkasan produksi berkaitan dengan fungsi produksi tanaman. Pemangkasan dilakukan terhadap tunas air untuk merangsang pembungaan. Selain itu, pemangkasan dilakukan terhadap batang yang terlihat berpenyakit.

Terakhir pemangkasan peremajaan, dilakukan terhadap tanaman yang telah tua. Pada fase ini, beberapa cabang perlu dipangkas. Bahkan pada kasus-kasus tertentu hanya menyisakan batang primer saja.

5. Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian hama dan penyakit sebaiknya dilakukan sejak dini, yakni sejak memilih bibit. Bibit unggul biasanya memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu. Belilah bibit dari sumber yang terpercaya dan memiliki sertifikat bibit.

Pencegahan serangan hama dan penyakit juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanam dan kebun. Gulma dan semak belukar di sekitar kebun bisa menjadi sumber hama dan penyakit.

Biasanya, jenis hama yang menyerang adalah lalat daun atau kutu daun yang bisa diatasi dengan penggunaan insektisida. Namun perlu diingat, penggunaan segala jenis pestisida meskipun organik sekalipun akan menimbulkan pencemaran jika dilakukan secara berlebihan. Lakukan dengan hati-hati, baca aturan dan dosis pakainya secara seksama. Penyemprotan hendaknya dilakukan secara terbatas.

6. Masa Panen

Menanti datangnya masa panen rambutan binjai memang cenderung lama, sekitar 3 – 5 tahun tergantung pada jenis bibit yang Anda pilih, perawatan, serta dukungan cuaca. Akan tetapi, hasilnya sangatlah sepadan. Jumlah rata-rata produksi rambutan binjai dapat mencapai 500 – 700 kg per pohon.

Biasanya, rambutan binjai dipanen dengan cara dipotong pada bagian rantingnya, bukan pada buahnya. Buah rambutan binjai yang sudah matang kulitnya berwarna merah tua. Dagingnya sangat manis, berair, dan dapat lepas dengan mudah dari bijinya. Inilah keistimewaan dari buah rambutan binjai.

Panen buah rambutan binjai ini memang berlangsung musiman satu tahun sekali. Musim buah ini sendiri berlangsung cukup panjang, yaitu sampai empat bulan lamanya, mulai dari bulan Desember hingga bulan Maret.

Demikianlah informasi tentang panduan mudah budidaya rambutan binjai. Agar Tumbuh dengan baik dan berbuah dengan lebat, Pohon rambutan binjai memerlukan perawatan yang intensif. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita tentang budidaya rambutan binjai. Terimakasih

Bagikan informasi tentang Inilah 6 Panduan Budidaya Rambutan Binjai – Tanaman Buah Rambutan Unggulan Terbaik dan Paling Cocok Dibudidayakan di Iklim Indonesia kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 6 Panduan Budidaya Rambutan Binjai – Tanaman Buah Rambutan Unggulan Terbaik dan Paling Cocok Dibudidayakan di Iklim Indonesia | JualBenihMurah.com

Belum ada komentar untuk Inilah 6 Panduan Budidaya Rambutan Binjai – Tanaman Buah Rambutan Unggulan Terbaik dan Paling Cocok Dibudidayakan di Iklim Indonesia

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 29%
Bibit Strawberry 30cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Buah Strawberry segarRp 25.000 Rp 35.000
Tersedia
Rp 25.000 Rp 35.000
Stok: Tersedia
OFF 11%
Bibit Mangga Gedong Gincu 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Mangga Gedung Gincu UnggulRp 85.000 Rp 95.000
Tersedia
Rp 85.000 Rp 95.000
Stok: Tersedia
OFF 33%
Pupuk Organik Cair Sakanato 1 Liter

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 50.000 Rp 75.000
Tersedia
Rp 50.000 Rp 75.000
Stok: Tersedia
OFF 29%
Benih Rumput Jepang (Maica Leaf)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 15.000 Rp 21.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 21.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR