Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » 6 Panduan Mudah Budidaya Pisang Kepok Agar Tumbuh Subur dan Mampu Mendapatkan Hasil yang Maksimal

6 Panduan Mudah Budidaya Pisang Kepok Agar Tumbuh Subur dan Mampu Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Diposting pada 24 June 2019 oleh Ali Arwani | Dilihat: 20.728 kali

Inilah 6 Panduan Mudah Budidaya Pisang Kepok Agar Tumbuh Subur dan Mampu Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Budidaya Pisang Kepok – Pisang kepok termasuk jenis buah pisang yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia. Yups, buah yang identik dengan bentuknya yang lonjong dan pipih ini memang memiliki banyak penggemar dan termasuk jenis pisang sangat laris di pasaran. Pisang kepok ini biasanya sering dijadikan sebagai bahan baku utama berbagai macam makanan seperti pisang goreng, kolak, keripik, bolu, kukus atau makanan olahan lainnya. Citarasanya dan teksturnya yang enak saat diolah inilah yang membuat pisang jenis ini banyak dicari.

Permintaan yang tinggi dipasaran membuat buah pisang kepok ini menjadi primadona pisang di pasar-pasar tradisonal hingga pasar modern. Selain itu, harga jual pisang kepok ini tergolong tinggi dan stabil. Hal inilah yang mendorong para petani untuk mengembangkan sekaligus membudidayakan pisang kepok sebagai salah satu peluang usaha yang cukup menguntungkan. Adapun untuk cara budidaya pisang kepok terbilang cukup mudah dilakukan. Selain itu, keuntungan yang bisa anda dapat dari budidaya pisang kepok ini cukup banyak dengan modal awal yang terbilang kecil.

Budidaya Pisang kepok

Syarat Tumbuh

  • Pohon pisang kepok dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian antara 1000 mdpl hingga 2000 mdpl.
  • Jenis tanah yang cocok untuk pertumbuhan pisang kepok adalah media tanam yang subur dengan kualitas tanah yang gembur dan kaya akan unsur haranya. Namun, alangkah baiknya menanam pohon pisang kepok ini di lahan tanah yang mengadung kapurnya karena akan lebih mudah dalam menyerap nutrisi.
  • Kondisi iklim yang baik untuk pertumbuhan pisang kepok adalah iklim tropis yang cenderung basah dan juga lembab. Selain dua kondisi ini maka aspek angin juga perlu diperhatikan.
  • Akan tetapi jangan menaman pohon pisang kepok di wilayah yang sering terkena angin kumbang. Sebab wilayah ini nantinya akan merusak bagian daun yang akan berdampak pada pertumbuhan maupun perkembangan pohon pisang.
  • Curah hujan yang ideal untuk penanaman pisang kepok berkisar antara 1520 – 3800/meter tiap tahunnya. Namun dengan catatan dua bulan musim kering.
  • Kemudian perhatikan juga curah hujan yang mesti seimbang dengan posisi tinggi tanaman. Karena apabila ada saja air yang menggenangi area pohon pisang kepok, maka pohon akan cepat rusak bahkan membusuk.
Baca Juga :   Inilah 9 Jenis Pisang Unggulan Yang Layak Untuk Dibudidayakan Di Indonesia

Budidaya Pisang Kepok

Pada umumnya, tanaman pisang kepok ini mampu tumbuh dengan baik di daearah manapun. Namun apabila ingin mendapatkan hasil yang optimal, tentunya memerlukan beberapa pengetahuan dan teknik khusus agar budidaya pisang kepok dapat tumbuh dengan optimal dan berbuah lebat.

Nah, Bagi anda yang tertarik untuk budidaya pisang kepok, berikut ini adalah beberapa tahapan mudah dalam membudidayakan pisang kepok :

1. Pemilihan Bibit Unggul
Sudah menjadi rahasia umum jika pemilihan bibit yang unggul menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan budidaya pisang kepok.

  • Piilihlah bibit pisang kepok dari hasil perkembangbiakan secara vegetatif yakni hasil tunas atau hasil kultur jaringan.
  • pilihlah bibit pisang kepok memiliki tinggi 1 – 1,5 meter. Dan diambil dari pohon pisang kepok yang memiliki kualitas buah yang bagus, produktif dan banyak buahnya.
  • Pilihlah bibit pisang kepok yang sedikit telah dewasa. Yang ditandai dengan memiliki bakal bunga dan juga bonggol yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan.
  • Pilihlah bibit yang daunnya masih kelihatan menggulung seperti daun bambu yang baru dan hindari memilih bibit yang daunnya sudah melebar.

2. Pengolahan Lahan
Proses pengolahan lahan pisang kepok dilakukan dengan memastikan bahwa di area tanam, hama yang nantinya akan merusak batang dan buah pisang agar dibasmi terlebih dahulu. Yaitu dengan membersihkan gulma, semak-semak, rumput gajah serta aliran air yang berfungsi untuk jalannya air yang menggenang.

  • Buat lubang tanam dengan menggunakan cangkul dengan ukuran 30x30x30 cm. Namun, untuk media tanah yang cukup berat dibuat lubang tanan dengan kedalaman 50x50x50 cm.
  • Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang sebanyak 5 kg untuk setiap lubang tanam agar nantinya kualitas buah pisang saat dipanen menjadi maksimal.
  • Sebaiknya Jarak tanam antar lubang tanam dibuat sepanjang minimal 3×3 meter. Hal ini dapat dimanfaatkan menggunakan pola tanam lorong untuk menanam tumbuhan lain seperti sayur mayor. Yang akan memberikan keuntungan double bagi petani.
Baca Juga :   Inilah 9 Manfaat Buah Pisang Kepok Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Manusia

3. Tahap Penanam Pisang Kepok
Sebaiknya proses penanaman bibit pisang kepok dilakukan pada musin hujan, pada umumnya terjadi di bulan September hingga Oktober. Adapun waktu yang baik untuk bertanam pisang kepok adalah pada pagi atau sore hari.

  • Buang beberapa daun bibit pisang kepok untuk mengurangi penguapan.
  • Sebaiknya buang daun pisang kepok yang sudah mekar penuh dan sisakan daun yang masih kuncup.
  • Kemudian langsung tanam bibit pisang kepok kedalam lubang tanam.
  • Setelah itu tutup kembali lubang tanam hingga padat.
  • Bila perlu, berikan ajir untuk menopang bibit agar tidak roboh.
  • Untuk tahapan selanjutnya anda harus melakukan perawatan dan pemeliharaan agar hasil panen dapat optimal.

Penanaman bibit pisang kepok

4. Tahap Perawatan
Untuk perawatan dan pemeliharaan pada tamanan pisang kepok terbilang tidak terlalu intensif. Hal yang perlu diperhatikan adalah pembersihan gulma yang menggangu pohon pisang secara berkala. Adapun tahap perawatan pisang kepok antara lain :

– Pengairan
Proses pengairan dan pemberian air yang harus rutin dijaga. Pengairan dapat dilakukan dengan mengalir air ke saluran yang telah dibuat pada barisan pisang itu sendiri. Lalu apabila jantung pisang telah berbuah dan berjarak 25 cm maka jantung harus dipotong.

– Penyiangan
Penyiangan dilakukan bertujuan untuk menyingkirkan gulma penganggu pada tanaman pisang kepok. Proses penyiangan dilakukan secara rutin untuk menjaga pertumbuhan pisang kepok optimal. Singkirkan rumput yang tumbuh disekitar tanaman. Penyiangan ini juga sekaligus menjadi upaya penggemburan tanah. Sehingga akan memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan akar.

– Penjarangan Tanaman
Penjarangan adalah proses mengurangi pohon pisang agar pertumbuhan pisang kepok optimal. Sebaiknya dalam satu rumpun tanaman hanya dipeliharan 3-4 anakan. Nah, untuk menjaga penyerapan nutrisi serta pertumbuhan dan kualitas buah ideal sebaiknya dalam satu rumpun hanya dipeliharan 3-4 anakan dan sisanya harus dibuang.

Baca Juga :   Inilah 9 Jenis Pisang Unggulan Yang Layak Untuk Dibudidayakan Di Indonesia

– Pembungkusan Buah dan Pemotongan Jantung Pisang
Saat tanaman pisang kepok sudah mulai menghasilkam buah, maka jantung pisang yang berjaran 25 cm harus dipotong. Setelah itu, buah pisang kepok dibungkus menggunakan plastik . Pembungkusan ini berfungsi untuk mengindarkan buah dari serangan hama dan panyakit. Buah pisang kepok yang dibungkus juga memiliki kualitas dan harga yang lebih tinggi dibanding buah yang tidak di bungkus. Berikan plastik lubang sekitar 0,5-0,6 cm untuk mengeluarkan air dari plastik dan penguapan bagi buah.

Pembungkusan buah

5. Tahap Pemupukan
Untuk menunjang pertumbuhan pohon pisang kepok membutuhkan nutrisi yakni zat kalium. Pemupukan ideal dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun. Tanaman pisang kepok membutuhkam kalium dalam jumlah yang besar. Oleh sebab itu, untuk satu hektar tanaman buah pisang kepok membutuhkan 207 kg pupuk urea, 138 kg pupuk super fospat, 600 kg KCL dan 200 Kg kapur. Pemupukan dilakukan dengan cara memberikan pupuk pada daerah perakatran tanaman. Pemupukan awal sebaiknya dilakukan pada saat 6 bulan setelah tanam.

6. Tahap Panen
Tanaman pisang kepok mulai belajar berbuah setelah berumur 1 tahun setelah tanam. Sedangkan masa panen buah pisang kepok setelah 3 bulan atau 90-100 hari terhitung dari munculnya jantung pisang. Untuk kriteria pisang kepok layak panen panen dapat dilihat dari ukuran buah yang sudah maksimal. Selain itu juga anda bisa melihat dari daun tanaman pisang kepok yang sudah mulai mengering, maka pada saat itu tanaman sudah bisa dipanen.

Dalam setahun pohon pisang kepok dapat dipanen 2-3 kali dengan melihat dari usia maupun bentuk buah atau daun yang mulai mengering. Dan ingat buah pisang mampu bertahan selama 8-10 hari sejak panen.

Demikianlahinformasi tentang budidaya pisang kepok. Agar bibit tanaman pisang kepok dapat tumbuh dengan baik dan cepat berbuah diperlukan beberapa perawatan secara teratur antara lain : pemilihan bibit unggul, pengairan, penyiangan, penjarangan dan pemupukan. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang pisang kepok dan diharapkan anda dapat mencobanya sendiri dirumah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat, terima kasih.

Bagikan informasi tentang 6 Panduan Mudah Budidaya Pisang Kepok Agar Tumbuh Subur dan Mampu Mendapatkan Hasil yang Maksimal kepada teman atau kerabat Anda.

6 Panduan Mudah Budidaya Pisang Kepok Agar Tumbuh Subur dan Mampu Mendapatkan Hasil yang Maksimal | JualBenihMurah.com

21 komentar untuk 6 Panduan Mudah Budidaya Pisang Kepok Agar Tumbuh Subur dan Mampu Mendapatkan Hasil yang Maksimal

  • Sochib Noerianto. says:

    Bagaimana mencegah atau menghilangkan bintik2 hitam pada buah pisang kepok yang baru berbuah.
    Sejak pensiun kerja, saya berkebun pisang dll.
    Ini pohon pisang pertama yang berbuah, pas satu tahun sejak tanam. Buahnya baru mekar dua sisir tetapi bintik2 / bores2 hitam. Jantungnyapun tampak seperti ada luka2.
    Bahaimana mengatasinya ??
    Trimakasih.

  • HIKMAH says:

    Dari Pengalaman saya pasnya 18 bulan mulai panen

  • Ariyadi says:

    Sangat bermanfaat informasi yang diberikan . Saya terobsesi untuk membubidayakan pisang kepok. Trimakasih.

  • Bang Bang Satria Jaya says:

    Terimakasih atas infonya….
    Semoga bermamfaat utk org banyak…

  • Reza susanto says:

    Sebelum diupload seharusnya artikel ini diedit dulu..karena banyak kalimat yg tidak dimengerti mgkn karena kesalahan ketik atau copy pastenya..seperti kalimat masa penen pisang kepok setelah 3 bulan atau 90 -100 hari setelah bibit ditanam..yg bener 1 – 1,5 tahun pohon pisang baru mau berbuah..trims..

  • SARPIN HADISUCIPTO says:

    Terima kasih atas sharing ilmunya, usul sedikit, mohon di terangkan untuk pemberian pupuk kimia per pohon / rumpun. Karena di artikel hanya di terangkan kebutuhan per hektar, terima kasih

  • Ismail mz says:

    Terima kasih informasinya tentang budidaya pisang kepok untuk memperoleh hasil maksimal

    • Ali Arwani says:

      semoga informasi tentang budidaya pisang kepok dapat bermanfaat untuk kita semua. Untuk informasi bibit pisang kepok dapat menghubungi kami : 085707858020
      terima kasih

  • Syahrani Muhtar says:

    Terimakasih atas ilmunya semoga menjadi amal jariyah..
    Insyaa Allah saya akan mencoba berkebun pisang kepok..

  • Timansyach says:

    Mantaap penjelasanya..sangat bermanfaat bagi pemula..terima kasih

    • Ali Arwani says:

      semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. terima kasih

      • mahyuda effendi says:

        Masa 90 sd 100 hari sejak bibit di tanam sudah bisa panen….lah…kpn muncul jantung pisang nya….

        • Ali Arwani says:

          untuk tanaman pisang kepok mulai berbuah setelah berusia sekitar 1 tahun setelah tanam. Sedangkan masa panen buah pisang kepok setelah 3 bulan atau 90-100 hari terhitung dari munculnya jantung pisang. mohon maaf terjadi kesalahan dalam penulisan dan terima kasih atas koreksinya. semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. terima kasih

          • Dedy says:

            Pengalaman saya…dari tanam sampai usia 9 bulan udah keluar jantung..dan dari keluar jantung sampai usia 3 bln udah bisa di panen..jadi kurang lebih pas 1 thn

          • Ali Arwani says:

            terima kasih atas masukannya. semoga dapat menambah wawasan kita tentang budidaya budidaya pisang kepok. terima kasih

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 29%
Jual Tanaman Turkey Fern

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 49.000 Rp 69.000
Tersedia
Rp 49.000 Rp 69.000
Stok: Tersedia
OFF 46%
Bibit Sukun 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

SukunRp 35.000 Rp 65.000
Tersedia
Rp 35.000 Rp 65.000
Stok: Tersedia
OFF 6%
Grow Quick Plus+ – 500 ml

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Grow Quick Plus - 500 mlRp 65.000 Rp 69.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 69.000
Stok: Tersedia
Media Tanam Metan-SP

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Media Tanam Metan-SPRp 10.000
Tersedia
Rp 10.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR