KONTAK KAMI | Butuh bantuan? Klik disini!
  • Hotline - 085.707.858.020
  • SMS - 085.707.858.020
  • BBM - D98CDD5F
  • Whatsapp - 085.707.858.020
  • rawabibit@gmail.com
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 4 Panduan Tepat Budidaya Kelapa Pandan Wangi Thailand Agar Tumbuh dengan Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Cepat

Inilah 4 Panduan Tepat Budidaya Kelapa Pandan Wangi Thailand Agar Tumbuh dengan Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Cepat

Diposting pada 12 January 2018 oleh ALI ARWANI

Inilah 4 Panduan Tepat Budidaya Kelapa Pandan Wangi Thailand Agar Tumbuh dengan Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Cepat

Panduan Budidaya kelapa pandan wangi – Membudidayakan atau menanam dan merawat tanaman kelapa pandanwangi khas thailand ini sebenarnya mudah kok, layaknya kita menanam kelapa pada umumnya. Tapi memang ada beberapa hal yang menonjol yang perlu diperhatikan sebagai titik kritis keberhasilan budidayanya. Kelapa pandan wangi merupakan nama varietas kelapa unggulan yang berasal dari Negera Thailand. Kelapa ini memiliki keunggulan dengan rasa dan aroma yang khas dan unik. Buah kelapa pandan wangi mampu menghasilkan aroma yang unik ayaknya aroma daun pandan. selain itu, air kelapa pandn wangi ini mempunyai rasa manis yang alami, rasa manis yang dihasilkan oleh kelapa pandan wangi ini sangat kuat, sehingga kita tidak perlu menambah gula lagi jika hendak memikmatinya. Soal harga pun jenis kelapa ini berbeda dengan kelapa biasa. bayangkan saja, untuk sebutir kelapa pandan wangi harganya bsa mencapai 10 kali dari kelapa biasa.

Walaupun masih terbilang varietas kelapa pendatang baru, namun faktanya dengan segala keunggulan dan keistimewaannya. kelapa pandan wangi ini sudah memiliki banyak penggemar, bahkan tidak sedikit para petani yang sudah mencoba untuk membudidayakannya.

Seperti tanaman kelapa pada umumnya tanaman kelapa pandan wangi tumbuh pada berbagai jenis tanah seperti aluvial, laterit, vulkanis, berpasir, tanah liat, ataupun tanah berbatu, tetapi paling baik pada endapan aluvial. Kelapa dapat tumbuh subur pada pH 5-8, optimum pada pH 5.5-6,5. Pada tanah dengan pH diatas 7.5 dan tidak terdapat keseimbangan unsur hara, sering menunjukkan gejala-gejala defisiensi besi dan mangan.

Tanaman kelapa secara komersial dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian dari pinggir laut sampai 600 meter di atas permukaan laut. Ketinggian yang optimal 0 – 450 m dpl. Kelapa dapat tumbuh diatas ketinggian tersebut, namun hasilnya menjadi berkurang. Pada ketinggian 450-1000 m dpl waktu berbuah terlambat, produksi sedikit dan kadar minyaknya rendah. Di beberapa lokasi dipinggir pantai, banyak kelapa tumbuh dengan baiknya.

Budidaya kelapa Pandan Wangi

Budidaya kelapa Pandan Wangi

Tanaman kelapa pandan wangi menyukai sinar matahari dengan lama penyinaran minimum 120 jam/bulan atau 2000 jam/tahun sebagai sumber energi fotosintesis. Bila dinaungi, pertumbuhan tanaman muda dan buah akan terlambat. Pada bulan-bulan dimana jumlah penyinaran per bulan lebih tinggi dari rata-rata, jumlah produksinya biasanya menjadi lebih banyak.

Kelapa pandan wangi juga sangat peka pada suhu rendah dan tumbuh paling baik pada suhu 20-27 derajat C. Pada suhu 15 derajat C, akan terjadi perubahan fisiologis dan morfologis tanaman kelapa. Pertumbuhan kelapa sangat dipengaruhi oleh suhu, terutama saat berbuah. Suhu rendah tidak cocok untuk tanaman kelapa, karenanya penyebaran tanaman kelapa terbatas pada daerah tropis. Suhu tahunan yang optimal adalah 27oC dengan variasi harian maksimum 7oC.

Berikut ini beberapa panduan dalam membudidayakan dan merawat kelapa pandan wangi thailand :

1. Tahap Pembibitan

  • Syarat lokasi persemaian: topografi datar, drainase baik, dekat sumber air dengan jumlah cukup banyak, dekat lokasi penanaman.
  • Persiapan bedengan atau polybag
    Olah tanah sampai gembur sedalam 30-40 cm, bentuk bedengan dengan lebar 2 m, tinggi 25 cm dan panjang tergantung lahan dengan jarak antar bedengan 60-80 m. Untuk polybag, terbuat dari polyethylene/poliprophylene berwarna hitam dengan ukuran 50 x 40 cm dan tebal 0.2 mm, bagian bawah berlubang diameter 0.5 cm dengan jarak antar lubang 7.5 cm sebanyak 48 buah untuk aerasi dan drainase dan diisi dengan tanah top soil halus (bila tanah berat harus dicampur pasir 2:1) setinggi 2/3.
  • Pendederan, dengan menyayat benih selebar ± 5 cm pada tonjolan sabut sebelah tangkai berhadapan sisi terlebar dengan alat yang tajam dan jangan diulang.
  • Desifektan benih dengan insektisida dan fungisida (Azodrin 60 EC 0.1% dan difolatan 4F 0.1%) selama dua menit.
  • Tanam benih dalam tanah sedalam 2/3 bagian dengan sayatan menghadap keatas dan mikrofil ke timur.
  • Penanaman dengan posisi segitiga bersinggungan. Setiap satu meter persegi dapat diisi 30 – 35 benih atau 25.000 butir untuk areal 1 hektar.
  • Bila disemai di bedengan, maka setelah benih berkecambah (panjang tunas 3-4 cm) perlu dipindahkan ke polybag.
  • Persemaian di polybag berlangsung selama 6-12 bulan, berdaun ± 6 helai dan tinggi 90-100 cm.
Bibit Kelapa Pandanwangi

Bibit Kelapa Pandanwangi

Pemeliharaan Penyemaian
Pemeliharaan saat pendederan, meliputi:
– Penyiraman, dilakukan dengan menggunakan gembor atau springkel pada dua hari I 5 liter/m2/hari, tiap pagi dan sore, dan Selanjutnya 6 liter/m2/hari. Untuk mengetahui cukup tidaknya penyiraman, maka setelah 2 jam pada bagian sayatan ditekan dengan ibu jari, apabila keluar air maka penyiraman telah cukup.
– Pembersihan rumput-rumputan untuk mencegah adanya inang hama dan dan penyakit.

Pemeliharaan pada saat pembibitan, yaitu:
– Penyiraman : dilakukan sampai jenuh, selanjutnya dapat disiram dengan gembor, selang atau spingkel pada pagi dan sore hari. Kebutuhan penyiraman per polybag per hari, tergantung pada umur bibit.
– Proteksi : dengan pemberian insektisida atau fungisida dengan dosis rata-rata 2 cc/liter dan disemprotkan pada tanaman sampai basah dan merata.
– Penyiangan gulma : dilakukan setiap satu bulan sekali, dengan mekanis maupun herbisida.
– Pemupukan, yaitu Nitrogen, Phosphat, Kalium dan Magnesium yang dilakukan setiap bulan sekali dengan mencampurakannya kedalam tanah polybag setebal 3 cm.
– Seleksi bibit :  meliputi memisahkan tanaman yang kerdil, terkena penyakit dan hama dan dilakukan terus menerus dengan interval 1 bulan setelah bibit berumur 1 bulan Syarat-syarat bibit yang baik:

Pemindahan Bibit
Pemindahan bibit sebaiknya saat musim hujan, dengan cara:

  • Bibit kitri: dipindahkan dalam bentuk bibit cabutan yang dibongkar dari persemaian bibit. Umur bibit sewaktu pemindahan telah mencapai 9-12 bulan. Pemindahan harus hati-hati dan dijaga kitri dalam keadan utuh.
  • Bibit polybag : dipindahkan pada umur 9-12 bulan. Dua sampai tiga hari sebelum dipindahkan akar yang keluar dari polybag harus dipotong

2. Tahap Penanaman
Penanaman dilakukan pada awal musim hujan, setelah hujan turun secara teratur dan cukup untuk membasahi tanah; waktu penanaman adalah pada bulan setelah curah hujan pada bulan sebelumnya mencapai 200 mm. Adapun cara penanaman adalah sebagai berikut:

  • Top soil dicampur dengan pupuk phospat 300 gram per lubang dan dimasukkan ke lubang tanam.
  • Polybag dipotong melingkar pada bagian bawah, dimasukkan ke lubang tanam, dan dibuat irisan sampai ke ujung, bejkas polybag selanjutnya digantungkan pada ajir untuk meyakinkan bahwa polybag sudah dikeluarkan dari lubang tanam. Arah penanaman harus sama.
  • Bibit ditimbun tanah yang berada di sebelah selatan dan utara lubang, dipadatkan dengan ketebalan 3-5 cm diatas sabut bibit kelapa.
  • Kebutuhan bibit 1 ha, apabila jarak tanam 9 x 9x 9 m , segitiga sama sisi, adalah 143 batang dan bibit cadangan yang harus disediakan untuk sulaman 17 batang, sehingga jumlah bibit yang harus disediakan 160 batang.

Lain-lain
– Pemberian mulsa
Setelah di tanam, tanah sekitar tanaman ditutup dengan mulsa (daun-daunan hijau dari semak-semak, lalang atau rumput-rumputan lainnya dan juga jerami).

– Penanaman tanaman penutup
Dilakukan sebelum musim hujan dengan famili Legminosae (Legume Cover Crop, LCC) agar biji penutup tanah tidak membusuk. Keuntungannya menekan pertumbuhan gulma dan perkembangan hama Oryctes rhinoceros, memperbaiki kandungan nitrogen dan memperbaiki struktur tanah, mengurangi penguapan, mencegah erosi dan menahan aliran permukaan, memperkecil amplitudo temperatur siang dan malam.

3. Tahap Pemupukan
Pemupukan dilakukan apabila tanah tidak dapat memenuhi unsur hara yang dibutuhkan:

a) Pada umur 1 bulan diberi 100 gram urea/pohon menyebar pada jarak 15 cm dari pangkal batang.
b) Selanjutnya 2 kali setahun yaitu pada bulan April/mei (akhir musim hujan) dan bulan Oktober/Nopember (awal musim hujan).

Cara pemberian pupuk:

  • Menyebar dalam lingkaran mengeliling tanaman.
  • Pupuk N, K, Mg diberikan bersamaan sedangkan P 2 minggu sebelumnya.
  • Sebelum pupuk nitrogen diberikan, tanah digemburkan untuk menghindari pencampuran dengan pupuk phospat karena dapat merugikan. Pada tanaman belum menghasilkan disebarkaan 30 cm dari pangkal batang sampai pinggir tajuk.
  • Tutup dengan tanah daerah penyebaran pupuk.
Pohon kelapa pandanwangi

Pohon kelapa pandanwangi

4. Tahap Pemeliharaan Tanaman
– Penjarangan dan Penyulaman
Penyulaman dilakukan terhadap tanaman yang tumbuh kerdil terserang hama dan penyakit berat dan mati, dilakukan pada musim hujan setelah tanaman sebelumnya didongkel dan dibakar pada musim kemarau. Kebutuhan tanaman tergantung pada iklim dan intensitas pemeliharaan biasanya untuk 143 batang/Ha 17 batang.

– Penyiangan
Penyiangan dilakukan pada piringan selebar 1 meter pada tahun, tahun kedua 1,5 meter, dan ketiga 2 meter. Caranya menggunakan koret atau parang yang diayunkan ke arah dalam, memotong gulma sampai batas permukaan tanah dengan interval penyiangan 4 minggu sekali (musim hujan) atau 6 minggu-2 bulan sekali (musim kemarau).

– Pembubunan
Dilakukan setelah tanaman menghasilkan dengan cara menimbunkan tanah dibagian atas permukaan sekitar pohon hingga menutup sebagian batang pohon yang dekat dengan akar.

Demikian sekelumit informasi tentang tata cara budidaya kelapa pandanwangi, semoga bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa cari juga informasi tambahan dengan membaca buku dan jurnal yang membahas secara spesifik tentang kelapa pandanwangi. Bisa juga anda mencarinya melalui media internet atau wawancara langsung dengan petani yang sudah menanamnya. Ingat, semakin lengkap pengetahuan Anda, semakin jauh kegagalan, semakin dekat keberhasilan. Salam wangi dari kami.

 

 

 


Kata terkait,
Kelapa pandan wangi, bibit Kelapa pandan wangi, Buah Kelapa pandan wangi, Budidaya Kelapa pandan wangi, Kelapa pandan wangi thailand, keunggulan Kelapa pandan wangi, Keunikan Kelapa pandan wangi, Cara tanam Kelapa pandan wangi, Panduan budidaya Kelapa pandan wangi, cara membuahkan Kelapa pandan wangi, Jual bibit Kelapa pandan wangi, Jual buah Kelapa pandan wangi,

Bagikan informasi tentang Inilah 4 Panduan Tepat Budidaya Kelapa Pandan Wangi Thailand Agar Tumbuh dengan Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Cepat kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 4 Panduan Tepat Budidaya Kelapa Pandan Wangi Thailand Agar Tumbuh dengan Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Cepat | JualBenihMurah

Belum ada komentar untuk Inilah 4 Panduan Tepat Budidaya Kelapa Pandan Wangi Thailand Agar Tumbuh dengan Optimal dan Mampu Berbuah Dengan Cepat

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Kontak