Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Diposting pada 23 May 2018 oleh Ali Arwani | Dilihat: 8.776 kali

Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Tanaman lengkeng new kristal tidak hanya dapat dibudidayakan di lahan terbuka tetapi juga dipekarangan rumah bahkan lengkeng dapat dijadikan salah satu jenis tanaman tabulampot (tanam buah dalam pot). Sama halnya penanaman lengkeng new kristal di lahan terbuka, penanaman lengkeng pada pekarangan rumah haruslah memiliki karakteristik lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman lengkeng, seperti lahan, keadaan tanah, suhu dan curah hujan. Hal ini dimaksudkan agar kondisi lingkungan dalam rumah tanaman dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

Dalam hal pemeliharaanpun, tanaman lengkeng new kristal ini tidak terlalu rewel. Untuk pemeliharaan dasar sebenarnya hampir sama dengan tanaman buah subtropika lainnya seperti tanaman lengkeng kateki ini harus terkena sinar matahari langsung supaya memaksimalkan proses fotosintesis agar buah yang dihasilkan besar dan manis. Penyiraman juga harus dilakukan dengan teratur tetapi jangan sampai berlebih, tanaman lengkeng kateki juga membutuhkan air untuk pertumbuhannya tetapi terlalu banyak air akan membuat tanaman rentan terserang penyakit. Pada saat melakukan penyirama diusahakan agar pohon tidak tergenang. Pemeliharaan lainnya yang tidak kalah penting adalah pemupukan. Pada tanaman lengkeng new kristal ini agar menghasilkan buah dengan kualitas unggul selain memberikan pupuk organik dan anorganik untuk pertumbuhan tanaman, perlu juga diberikan pupuk perangsan pembuahan (booster) agar selain tanaman lebih cepat berbuah buah yang dihasilkan pun akan mempunyai kualitas unggul. Pemberian obat perangsang buah (booster) harus mengikuti petunjuk mengenai tata cara, waktu pemberian dan dosis pemberian obat. Apabila mengikuti petunjuk dengan tepat dan cermat niscaya tanaman akan menghasilkan buah yang berdaging tebal dan manis.

Pengendalian Hama dan Penyakit lengkeng

Pengendalian Hama dan Penyakit lengkeng

Sama seperti halnya tanaman buah tropika lainnya, dalam membudidayakan lengkeng new kristal atau yang sering disebut lengkeng kateki ini tentu saja ada saja kendala yang dihadapi. Salah satu kendala yang pasti di hadapi adalah serangan hama dan penyakit lengkeng new kristal atau kateki. Meskipun sudah dilakukan berbagai usaha pemeliharaan tetapi tetap saja serangan hama dan peyakit terjadi pada tanaman lengkeng anda.

Penanggulangan terhadap hama dan penyakit menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya tanaman lengkeng new kristal. Hal ini karena, serangan serangan hama dan penyakit pada tanaman lengkeng new kristal mampu menurunkan tingkat produksi dan kualitas buah yang dihasilkan, bahkan yang lebih parahnya lagi adalah dapat menyebabkan kematian pada tanaman lengkeng new kristal atau kateki itu sendiri. Lalu apa saja sich hama dan penyakit yang sering menyerang pada tanaman lengkeng new kristal atau kateki ini? dan Bagaimana cara mengendalikannya?. tanpa panjang lebar, semuanya akan dibahas secara rinci.

Baca Juga :   6 Panduan Mudah Budidaya Mangga Chokanan Agar Mampu Berbuah Lebat 3 Kali Dalam Satu Tahun

Berikut ini adalah hama yang menyerang tanaman lengkeng new kristal dan bagaimana cara pengendaliannya :

1.Trusuk

Trusuk adalah salah satu jenis hama yang menyerang tanaman lengkeng new kristal. Hama ini menyerang pohon tanaman lengkeng new kristal atau kateki. Bagian batang yang diserang adalah bagian pokok batang. Trusuk menyerang batang pohon dengan cara membuat lubang dan masuk kedalam lubang batang pohon. Batang pohon yang diserang trusuk akan terlihat dari daun yang mengalami perubahan warna dari hijau menjadi kuning dan akhirnya daun akan rontok dan cabang-cabang pohon akan menjadi kering. Serangan hama trusuk dapat menyebabkan kematian pada tanaman lengkeng kateki atau new kristal.

Cara pengendalian

  • Hama trusuk dapat dikendalikan dengan cara mengolah tanah dengan memberikan pupuk organik yang dicampur dengan pupuk kimia dasar yang biasa dipakai. Selain pupuk dapat pula memberikan pestisida organik dengan cara menyemprotkan pestisida. Penyemprotan pestisida dianjurkan agar dilakukan sore hari.

2.Penggerek Batang (Zeuzeta Coffeae Neitner)

Hama penggerek batang ini menyerang tanaman lengkeng dengan cara mengebor kulit hingga ke bagian kambium batang dan kemudian menggerek bagian kambiumnya. Apabila luas gerekan sudah melingkari batang maka bagian atas tanaman akan mengering dan mati. Jika tanaman lengkeng kateki terserang hama ini pada pohon akan terlihar kotoran dan cairan yang berwarna kemerah-merahan dari bekas gerekan disertai larva. Hama ini menyebabkan distribusi unsur hara dan air dari akar ke batang menjadi terganggu. Tanaman lengkeng kateki yang terserang hama ini akan menjadi kering dan akhirnya mati.

Cara pengendalian

  • Cara pengendaliannya hampir sama dengan hama trusuk yaitu dengan pemberian pupuk organik yang dicampur pupuk kimia dan disertai dengan pemberian pestisida dengan cara disemprotkan pada tanaman.

3.Penghisap Buah (Tessarotoma Javanica)

Tanaman lengkeng kateki yang terserang hama penghisap buah mempunyai tanda tusukan berwarna hitam pada buah. Buah akan tampak keriput, hal ini disebabkan cairan buah habis dihisap oleh hama. Bahkan banyak buah yang menjadi kopong atau tidak berisi. Hama penghisap buah ini dapat menyebabkan penurunan produksi buah karena banyak buah yang menjadi busuk setelah terserang hama ini.

Cara pengendalian

  • Cara pengendaliannya hampir sama dengan hama trusuk yaitu dengan pemberian pupuk organik yang dicampur pupuk kimia dan disertai dengan pemberian pestisida dengan cara disemprotkan pada tanaman.

4.Kelelawar (Codot)

Kelelawar atau codot atau kalong adalah jenis hama yang sangat merugikan petani lengkeng. Umumnya kelelewar tertarik dengan aroma harum yang khas dan menyengat yang dikeluarkan oleh buah lengkeng menjelang buah matang. Hewan ini tidak hanya memakan atau merusak buah tetapi juga merontokkan bunga yang masih muda.

Baca Juga :   Inilah 7 Keunggulan Tanaman Durian Musangking Yang Perlu anda Ketahui, Nomor 4 Tergolong sangat Menguntungkan

Cara pengendaliannya

  • Cara yang paling umum yang dilakukan oleh petani untuk menghidarkan tanaman lengkeng kateki dari serangan hama kelelawar adalah dengan cara membungkus atau memberongsong buah lengkeng. Tetapi jaring yang digunakan sebaiknya berlubang sehingga tidak menghalangi sinar matahari mengenai buah dan daun sehingga proses fotosintesis tetap bisa dilakukan dan kualitas buah tidak terpengaruh. Buah yang tidak mendapat sinar matahari akan mengalami penurunan kualitas karena kegiatan fotosintesis terganggu sehingga distribusi zat makanan terganggu.
  • Sekarang ini beberapa petani sudah mulai mencoba alternatif lain dalam mengusir kelelawar selain membungkus buah yaitu dengan menggunakan gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik ini aman digunakan karena tidak berdampak buruk bagi manusia dan terbukti cukup efektif dalam mengusir kelelawar.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang biasanya menyerang tanaman lengkeng new kristal dan bagaimana cara pengendaliannya :

1.Bercak Gloesporium

Penyakit bercak Gloesporium adalah sejenis jamur yang menyerang daun tanaman lengkeng new kristal. Mula-mula akan terdapat bercak kecoklatan pada daun yang terserang jamur ini, kemudian bercak kecoklatan itu akan meluas keseluruh bagian tulang daun. Daun kemudian akan berubah warna menjadi kekuningan kemudian daun akan terbelah menjadi dua disepanjamh tulang daun.

Cara pengendalian

  • Pengendalian penyakit jamur bercak pada tanaman lengkeng new kristal dapat dilakukan dengan ducara yaitu dengan cara mekanis yaitu dengan memangkas bagian tanaman yang terkena bercak, atau dapat pula dicegah dengan menggunakan cara kimia yaitu dengan menggunakan fungsida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

2.Bercak dan Pestalotia

Penyakit bercak daun pestalotia disebabkan jamur Pestalotia sp. Gejalanya adalah tepi daun yang terinfeksi timbul bercak-bercak cokelat kelabu. Di pusat bercak tersebut terdapat bintik-bintik halus berwama hitam.

Cara pengendalian

  • Pengendalian Penyakit ini bisa dilakukan dengan memangkas bagian daun atau ranting yang terinfeksi berat. Pencegahannya bisa dilakukan dengan menjaga media tanam tidak terlalu lembap dan menjaga kebersihan (sanitasi) lingkungan tanaman.

3.Bercak daun Fusarium

Penyakit ini juga disebabkan oleh jamur yaitu jamur Fusarium sp. Penyakit ini juga menyerang bagian daun. Tanaman lengkeng new kristal yang terserang penyakit ini ditandai dengan adanya bercak-bercak yang tidak teratur pada daun. Seperti halnya penyakit bercak daun pestalotia.

Cara pengendalian dan pencegahan

  • Pengendalian penyakit ini dilakukan dengan memangkas bagian daun atau ranting yang terinfeksi. Pencegahannya bisa dilakukan dengan menjaga media tanam tidak terlalu lembap dan menjaga kebersihan (sanitasi) lingkungan tanaman.
Baca Juga :   Menggiurkan Sekali, Prospek Tambang Hijau Menjanjikan Dengan Budidaya Tanaman Buah Kurma Tropis di Indonesia

4.Akar Putih

Penyakit akar putih disebabkan cendawan atau jamur Rigidoporus lignosus (Klotzch) Imazeki. Penyakit ini menyerang tanaman lengkeng new kristal yang masih muda. Gejala serangan penyakit yang tampak adalah daun menguning dan layu, kemudian gugur dan mati. Selanjutnya, akar tanaman yang terinfeksi busuk dan kering. Jika media tanam dibongkar, di permukaan akar terdapat benang-benang berwarna putih yang tumbuh seperti jala.

Cara pengendalian dan pencegahan

  • Pengendalian penyakit akar putih dapat dilakukan dengan cara mekanis yaitu dengan eradikasi atau membongkar akar-akar tanaman dan mencabut batang tanaman, kemudian dimusnahkan atau dibakar dan diganti dengan tanaman yang baru.

5.Akar Hitam

Penyakit akar hitam disebabkan jamur Rosellinia bunodes.Gejala awal yang terlihat adalah terdapat miselium tipis berwarna hitam di permukaan akar. Infeksi akan menjalar ke bagian tanaman lengkeng new kristal yang lain. Infeksi pada bagian kayu akar menyebabkan timbulnya garis-garis hitam yang teratur seperti jari-jari.

Cara pengendalian dan pencegahan

  • Untuk mengatasi serangan penyakit ini dilakukan dengan cara mekanis yaitu dengan eradikasi atau mernbongkar akar-akar tanaman dan mencabut batang tanaman, kemudian dimusnahkan atau dibakar dan diganti dengan tanaman yang baru.

6.Penyakit Lain

Penyakit lain yang kadang-kadang ditemukan menyerang tanaman lengkeng new kristal adalah penyakit busuk akar, kanker batang dan akar, serta kapang jelaga. Penyakit busuk akar disebabkan jamur Botryodiploida sp., kanker batang dan akar disebabkan jamur Clyindrocarpon sp., dan kapang jelaga disebabkan Asterina sp. Kapang jelaga akan membentuk lapisan hitam seperti jelaga di permukaan daun.

Cara pengendalian dan pencegahan

  • Penyakit busuk akar dapat dikendalikan dengan cara mengupayakan agar tanah tidak terlalu basah dan air tidak mengalir kepermukaan tanah terutama pada musim hujan.
  • Penyakit kanker batang dapat dikendalikan dengan memusnahkan bagian tanaman yang sakit dengan cara membuang kulit yang sakit dengan cara melukai bagian kulit sakit, luka diolesi dengan fungisida.

Demikianlah pemaparan tentang jenis-jenis hama & penyakit yang sering menyerang tanaman lengkeng new kristal atau kateki. di dalam artikel tersebut telah dibahas secara rinci beberapa hama dan penyakit tanaman lengkeng new kristal mulai dari Trusuk, Penggerek Batang, Kelelawar, Bercak Gloesporium, Bercak daun Fusarium dan Akar Putih. Di dalam artikel tersebut juga telah dipaparkan bagaimana cara untuk mengendalikan hama & penyakit pada lengkeng new kristal.

Jenis hama & penyakit tersebut juga dapat menyerang varietas lengkeng unggulan lainnya seperti : lengkeng itoh, lengkeng pingpong, lengkeng matalada, lengkeng hawae, lengkeng aroma durian, lengkeng puangray dan jenis lengkeng lainnya. Semoga bermanfaat.

Bagikan informasi tentang Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat | JualBenihMurah.com

9 komentar untuk Inilah 10 Tips Sukses Pengendalian Hama dan Penyakit Dalam Membudidayakan Tanaman Lengkeng New Kristal Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

  • Arief says:

    Mohon solusinya. Buah lengkeng saya menjadi hitam dan berjamur. Sehingga berjatuhan.
    Terimakasih

  • Amie says:

    Kelengkeng saya baru aja berbuah tapi kenapa ya makin kesini daun²nya makin banyak yang menguning, saya takut kalau nanti pohonnya mati soalnya ini baru aja berbuah, bagaimana ya penanganannya ?? Mksh

  • agus sp says:

    Mohon pencerahan …
    Kelengkeng merah yg saya tanam di pot, daunnya pada berguguran (rontok). Bagaimana cara mengatasinya ?
    Terima kasih.

  • Sukmana says:

    Saya punya klengkeng usia 3 tahunan paska tanam,dan mulai berbuah tapi sayang waktu jadi bahnya Bolong-bolong semua waktu buah masih pentil, bagaimana cara mengatasinya,?

  • Aditya wisnu says:

    Halo admin, saya mau tanya nih. Kelengkeng saya sudah berumur lebih dari 10 tahun lebih tapi baru berbuah 2 kali dan cuma sedikit. Saya cek ternyata kelengkeng saya di tempelin hama seperti kutu, ada yang masih berbentuk kutu dan ada yang berubah menjadi seperti kutil menempel pada batang maupun cabang. Bintil bintil kutil berbentuk tempurung kelapa seperti cangkang yang menempel kuat dibatang. Sangat susah dicopot, bisa dicopot tapi harus manual pakai tangan. Kalau di gencet keluar darah seperti getah. Pestisida yang cocok kira kira apa ya admin? Saya pakai furadan kurang signifikan.

  • Mansyur says:

    Lengkeng new kristal dunya kerdil ujungnya sperti kering terbakar dan menjadi keriting apa dan tumbuh tunas baru banyak sekali kecil2 tapi gundul cm tunasnya aja, apa penyebabnya….mohon pencerahanya…makasi

    • Ali Arwani says:

      Hama dan penyakit yang disebabkan mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur atau cendawan, ada pula penyakit fisiologis yang menyerang tanaman durian. Penyakit ini bukan berasal dari hewan maupun jamur tetapi biasanya dikarenakan faktor lingkungan, cuaca dan kurangnya prasyarat tumbuh.

      Salah satu penyakit fisiologis ini diantaranya adalah ujung daun mengering. Tanaman yang terserang penyakit ini ditandai dengan mengeringnya bagian ujung daun dan pinggir – pinggir daun dan berwarna coklat.

      Penyebab ujung daun durian kering dan cara mengatasinya adalah sebagai berikut :

      – Tanaman durian kekurangan unsur mikro Zn.
      – Tanaman durian kekurangan air
      – Penggunaan pupuk kandang/kotoran hewan yang baru

      Untuk itu, menggunakan pupuk kandang untuk campuran media tanam ataupun pupuk, gunakanlah pupuk kandang yang sudah matang atau sudah di fermentasi. Jika sudah terlanjur, segera lakukan penggantian media tanam. Semoga bermanfaat.

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 33%
Bibit Sengon Solomon 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Kayu Sengon SolomonRp 5.000 Rp 7.500
Tersedia
Rp 5.000 Rp 7.500
Stok: Tersedia
OFF 22%
Planter Bag 50 Liter

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 17.500 Rp 22.500
Tersedia
Rp 17.500 Rp 22.500
Stok: Tersedia
OFF 26%
Bibit Sawo Kenitu 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Sawo KenituRp 85.000 Rp 115.000
Tersedia
Rp 85.000 Rp 115.000
Stok: Tersedia
OFF 17%
Jual Tanaman Alglaonema Crystal White

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 95.000 Rp 115.000
Tersedia
Rp 95.000 Rp 115.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR