Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » 9 Tips Mudah Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

9 Tips Mudah Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

Diposting pada 18 November 2016 oleh Ali Arwani | Dilihat: 11.813 kali

9 Tips Mudah Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

pohon-durian-musang-king

pohon-durian-musang-king

Panduan Budidaya Durian Bagi Pecinta Tanaman Buah, Buah musiman yang satu ini sudah menjadi primadona dan selalu di tunggu-tunggu kedatangannya. Yups inilah Buah Durian. Tanaman buah durian dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia, dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Buah terkenal karena rasanya yang lezat dan daging yang legit, selain itu, buah durian juga memiliki aroma yang khas. Banyaknya jenis durian membuat penikmatnya semakin senang berburu buah berduri yang satu ini. beberapa varietas durian yang menjadi primadona antara lain : buah durian musangking, Durian Bawor, Durian Montong, Durian Petruk. durian merah dan durian pelangi.

Komoditas tanaman buah durian masih sangat mempunyai peluang bisnis yang cukup bagus. Buahnya memiliki harga jual yang cukup mahal, selain itu, terkadang masih terasa kurang pasokannya di pasar tradisional maupun supermarket, Faktor inilah yang menjadikan budidaya durian masih mempunyai peluang bisnis yang sangat bagus. Tertarik membudidayakan tanaman buah durian. Nah bagi anda yang tertarik ingin bertanam tanaman durian. Kami akan memaparkan bagaimana cara bertanama tanaman durian dengan baik dan benar mulai dari pemilihan bibit, penanaman bibit, pengairan, pemupukan hingga tahap panen pohon durian. Gak perlu lama-lama berikut ulasannya.

Syarat Tumbuh

  • Tanaman durian dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian yang berkisar antara 100-500 m diatas permukaan laut, apabila ditanam pada daerah yang lebih tinggi akan menurunkan mutunya.
  • pohon durian sangat menyukai jenis tanah grumosol dan andosol, tanah subur dan kaya kandungan bahan organik. Tanaman durian akan tumbuh dengan baik pd tanah dengan pH 5-7 dan optimum pada pH 6-6,5.
  • Kondisi drainase lahan harus baik, dengan kedalaman air tanah antara 50-150 cm dan 150-200 cm, karena akar durian sangat peka (busuk) bila terendam air.
  • Tanaman durian dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis basah degan curah hujan > 2.000 mm/tahun dan tersebar merata sepanjang tahun degan lama bulan basah 9-10 bulan/tahun dan 1-2 bulan kering sebelum berbunga.
  • Intensitas cahaya 40-50%, dengan suhu 22-30ºC.

Berikut ini Panduan Budidaya Tanaman Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

1. Pemilihan Bibit

  • Bibit tanaman buah durian dapat di ambil dari hasil generatif, Pilihlah bibit terbaik adalah biji yang berasal dari buah matang di pohon. kemudian pilih biji berbentuk lebih bulat dan besar. Kemudian menanam bibit dalam ukuran polybag dari 1 liter.
    Setelah menyiram secara teratur sampai setengah tahun, dan kemudian tanaman siap tanam.
  • Bibit tanaman buah durian juga dapat kita ambil dari hasil vegetatif, perbanyakan dengan okulasi. bibit durian hasil vegetatif dapat anda dapatkan di toko-toko bibit terpercaya.
Baca Juga :   Menggiurkan Sekali, Prospek Tambang Hijau Menjanjikan Dengan Budidaya Tanaman Buah Kurma Tropis di Indonesia

2. Pengolahan Lahan

  • Lahan yang akan digunakan untuk bertanam durian sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dari rerumputan, sisa tebangan, tanaman liar lalau dibajak atau dicangkul.
  • Di sekitar lahan atau kebun sebaiknya dibuat saluran drainase, hal ini bertujuan untuk menghindari adanya genangan.
  • Kegiatan pengolahan lahan sebaiknya dilaksanakan pada waktu sebelum musim hujan.

3. Tahap Penanaman

  • Untuk Jenis tanaman durian genjah Jarak antara tanaman sebaiknya 10 x 10 m , dan Jarak antar tanaman untuk jenis durian menengah menggunakan 12 x 12 m
  • Ukuran lubang tanam untuk tanaman durian dapat menggunakan ukuran panjang : lebar : tinggi yakni 80 x 80 x 70 cm atau 70 x 70 x 60 cm atau disesuaikan dgn jenis tanah dan kondisi tanah, penggalian tanah bagian atas (20 cm) dipisahkan oleh bagian bawah tambang dan kiri selama 2-3 minggu.
  • Lubang tanam ditutup kembali, dgn tanah galian pd pertama kali memasuki setelah dicampur dgn pupuk kandang organik / kompos sebanyak + 30 kg / lubang.
  • Tanam musim hujan dilakukan di awal sore sehingga bibit sudah ditanam tidak langsung terkena sinar matahari.
  • Bibit durian ditanam sekitar 5 cm di atas pangkal batang dan diikat ke batang / bambu sehingga tanaman dapat tumbuh tegak.
  • Bibit yang baru ditanam harus diberi naungan untuk menghindari hujan deras sengatan matahari. Naungan dapat dibongkar setelah 3-5 bulan tanaman tua.
  • Tanah di sekitar tanaman dianjurkan di tutupi rumput / jerami sebagai mulsa tertutup, sehingga kelembaban tanah dapat stabil.
tanaman-durian-montong

tanaman-durian-montong

4. Tahap Pemeliharan
4.1. Penyiangan 
Tahap ini dilakukan dengan cara membuang gulma yang tumbuh di sekitar tanaman (1 m dari batang pohon) yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman.

4.2. Penyiraman

Hal-hal yang perlu diperhatikan :

  • Tahap awal penyiraman pertumbuhan dilakukan setiap pagi dan sore hari, tapi tanah tidak boleh tergenang terlalu lama (terlalu basah).
  • Kebutuhan air selama vegetatif 4-5 L/hari dan selama produktif 10-12 L/hari.
  • Setelah tanaman satu-bulan-tua penyiraman dilakukan 3 x /minggu. Jika tanaman sudah berbuah,
  • penyiraman harus diperhatikan karena kurangnya air dapat menyebabkan hilangnya buah.
  • Tanaman durian akan membutuhkan banyak air setelah panen yang diperlukan untuk memulihkan tanaman kembali ke kondisi normal.

4.3. Pemupukan
Pemupukan tanaman durian pada tanaman yang belum berbuah, dapat dilakukan dengan dosis sbb :

  • Pemupukan NPK (15:15:15) dilakukan 2 kali/tahun, dengan dosis sbb :
  • Tanaman umur 1 tahun, dosis pupuk NPK 40 – 80 gr/pohon/tahun.
  • Tanaman umur 2 tahun, dosis pupuk NPK 150 – 300 gr/pohon/tahun.
  • Tanaman umur 3 – 4 tahun, dosis pupuk NPK 400 – 600 gr/pohon/tahun.
  • Pupuk organic/kompos/pupuk kandang diberikan setahun sekali pada akhir musim hujan dengan dosis minimal 15-20kg/pohon.
Baca Juga :   Inilah 5 Jenis Tanaman Buah Kelapa Unggul Berpostur Pendek Yang Paling Cocok Untuk Dibudidayakan di Indonesia

Pemupukan pada tanaman yang sudah berbuah dapat dilakukan dengan dosis/pohon sbb :

  • Sesudah pemangkasan, pupuk organik 40-60 kg, urea 670 gr, SP-36 890 gr, KCl 530 gr
  • Saat pucuk mulai menua, urea 335 gr, SP-36 445 gr, KCl 265gr
  • Dua bln setelah pemupukan kedua, urea 180 gr, SP-36 650 gr, KCl 150 gr
  • Saat muncul bunga, urea 45 gr, SP-36 225 gr, KCl 100 gr
  • Satu bulan sbelum panen, urea 180 gr, SP-36 650 gr, KCl 150gr.

Adapun cara pemupukan sebagai berikut :
Dibuat selokan melingkari tanaman dengan garis tengah selokan disesuaikan dengan lebarnya tajuk pohon. Kedalaman selokan dibuat 20-30 cm dan tanah cangkulan disisihkan di pinggirnya. Sesudah pupuk disebarkan secara merata ke dalam selokan, tanah tadi dikembalikan untuk menutup selokan dan diratakan. Apabila tanah dalam keadaan kering segera lakukan penyiraman.

5. Pemangkasan
5.1. Pemangkasan akar – pemangkasan ini menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman sampai 40% selama 1 musim. Selama itu pula tanaman tidak dipangkas. Pemangkasan akar selain membuat tanaman menjadi cepat berbuah juga meningkatkan kualitas buah, buah lebih keras dan lebih tahan lama.

Waktu pemotongan akar paling baik pada saat tanaman mulai berbunga, paling lambat 2 minggu setelah berbunga. Jika dilakukan melewati batas, hasil tanaman durian diiris sedalam 60-90 cm dan sejauh 1,5-2 meter dari panen berkurang dan pertumbuhan terhambat. Cara pemotongan: kedua sisi barisan pangkal batang.

5.2. Pemangkasan bentuk – Pemangkasan Bentuk dapat dilaksanakan dengan cara :
Tanaman sudah berumur 1 tahun.
Pelihara satu batang utama, potong calon cabang primer yang tidak diinginkan (cabang dengan pertumbuhan terlalu panjang, tidak normal atau terserang hama & penyakit), cabang-cabang primer terpilih diatur jaraknya sekitar 40-60 cm.
Pertumbuhan cabang diarahkan supaya mendatar atau membentuk sudut sekitar 90 derajat dengan batang utama, dengan mengikat pucuk cabang dengan tali yang diberi pemberat.
Tunas-tunas liar yang tumbuh di cabang terpilih harus dipangkas dan sisakan 1-2 cm dari pangkal cabang.
Tinggi tanaman dipertahankan sekitar 4 m dari permukaan tanah dan cabang terendah berjarak 0,7-1 m dari permukaan tanah.
Oleskan pada bagian yang dipangkas dengan ter/meni/pestisida.

5.3. Pemangkasan pemeliharaan, dilakukan dengan cara :

  • Tanaman sudah mulai berproduksi pertama.
  • Memangkas cabang bersudut kecil, cabang dan ranting yang terserang hama & penyakit. Pemangkasan ranting pada cabang besar/produktif dibersihkan dengan menyisakan 1/3 bagian ujung.
  • Memangkas cabang/tunas liar yang tumbuh tidak pada tempatnya.
  • Memangkas dahan dan ranting yang rapat, bersilangan atau tersembunyi/terlindung.
  • Memangkas dahan dan rantingyang lemah serta tajuk bagian atas yakni turun 1 ruas pada ujung ranting (terminal).
  • Memangkas dahan dan ranting yang pertumbuhannya ke arah dalam tajuk atau ke arah bawah.
  • Pertahankan ketinggian optimal 3-4 m atau 5-6 m.
    Oleskan pada bagian yang dipangkas dengan ter/meni/pestisida.
durian-montong-5

durian-montong-5

6. Penyerbukan Buatan
Penyerbukan buatan, dilakukan dengan :
Mengumpulkan serbuk sari dalam kantong plastic bersih dengan menggoyang-goyangkan bunga atau disapu dengan kuas halus.
Melakukan penyerbukan buatan pada malam hari jam 19.00-21.00, dengan mengoleskan serbuk sari ke kepala putik memakai kuas halus.

Baca Juga :   Tertarik Budidaya Kurma Tropis?, Inilah Tips Mudah dan Sederhana Untuk Budidaya Tanaman Buah Kurma Tropis Agar Tumbuh Dengan Optimal dan Cepat Berbuah

7. Penjarangan Buah
Penjarangan buah bertujuan untuk mencegah kematian durian agar tidak menghabiskan energinya untuk proses pembuahan. Penjarangan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup, rasa buah, ukuran buah dan frekuensi pembuahan setiap tahunnya. Penjarangan dilakukan bersamaan dengan proses pengguguran bunga, begitu gugur bunga selesai, besoknya harus dilakukan penjarangan (tidak boleh ditunda-tunda).

Penjarangan secara mekanis, dilakukan :

  • Pada saat buah sebesar bola tenis dengan menyisakan tiap dompol 1-2 buah dengan bentuk normal, sehat dan bebas dari hama dan penyakit,
  • Buah tidak saling bersinggungan dengan membuat jarak antara dompol dalam satu cabang 20-30 cm.

Penjarangan kimiawi, yaitu dengan menyemprotkan hormon tertentu (Auxin A), pada saat bunga atau bakal buah baru berumur sebulan. Pada saat itu sebagian bunga sudah terbuka dan sudah dibuahi. Ketika hormon disemprotkan, bunga yang telah dibuahi akan tetap meneruskan pembuahannya sedangkan bunga yang belum sempat dibuahi akan mati dengan sendirinya.

durian-merah

durian-merah

8. Hama dan Penyakit
1. Penggerek buah
Gejala, buah yang diserang kadang-kadang jatuh sebelum tua.
Pengendalian dilakukan dengan cara :
Kultur teknis yaitu dengan membrongsong buah terpilih sejak dini dan Pengasapan di bawah pohon pada sore hari untuk mengusir imago.

Mekanis yaitu, mengumpulkan buah yang terserang hama dan gugur untuk dimusnahkan/dikubur
Biologis yaitu, menggunakan semut rang-rang untuk mengusir imago atau menggunakan musuh alami lain yaitu lalat Tachinidea (Argyroplax basifulfa), Ventura, sp.

9. Tahap Panen
Panen dilakukan ketika buah sudah tua dan sudah mulai tercium baunya lalu sudah ada buah yang mulai jatuh karena tua dan matang.

Ciri-ciri Tanaman Buah Durian Siap Panen antara lain :

– Ujung duri kulit buah berwarna kecoklatan
– Warna garin diantara duri jelas dan kontras
– Ruang Tungkai membesar
– Berbau harum khas aroma durian
– Terdengar bunyi menggema apabila buah durian dipukul.

Demikianlah informasi tentang panduan budidaya tanaman buah durian agar mampu berproduksi tinggi, Semoga informasi tersebut dapat menjadi gambaran awal anda dalam budidaya pohon durian.


kata terkait,
Durian, Buah Durian, budidaya Durian montong, budidaya Durian Bawor, budidaya Durian Musangking, budidaya Durian Petruk, Cara budidaya Durian, Tips budidaya Durian, Jual Bibit durian, Jual bibit durian unggul, Cara budidaya Durian montong, Cara budidaya Durian Bawor, Cara budidaya Durian Musangking, Cara budidaya Durian Petruk,

Bagikan informasi tentang 9 Tips Mudah Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi kepada teman atau kerabat Anda.

9 Tips Mudah Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi | JualBenihMurah.com

17 komentar untuk 9 Tips Mudah Cara Budidaya Tanaman Buah Durian Agar Mampu Tumbuh Optimal, Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

  • Mochammad Djarkasih says:

    Apakan ada yg jual bibit durian yang bergaransi sampe berbuah

  • Riyanto says:

    Sebaiknya setiap tahapan tips dan sub tips diberi gambar/foto untuk memperjelas uraian, misal tahap pemangkasan, ada gambar phon sblm dan sesudah d pangkas

  • bangagus79 says:

    apakah tanaman durian tua 20 tahun produktifnya kurang?????

  • djacks says:

    Samapai umur berapa tahun pohon durian tidak berbuah lagi

  • SURYONO says:

    terima kasih atas keterbukaan inpormasinya mohon masukan karena batang durian saya kulitnya mengering akibatnya pohon saya yang
    baru bewrbuah langsung mati.

  • H Sukadi says:

    terima kasih info cara tanam durian yg bagus……..cukup jelas…. semoga ilmunya menjadi amal sholeh.
    kalau saya punya tanah +/- 500 mtr ( 40 X 12 ) kira2 max. bisa saya tanam berapa pohon ya….
    kalau letaknya di solo dimana saya bisa pesan bibitnya system cangkok

  • Tri Marsudi says:

    Untuk kondisi tanah dan dataran yang sesuai untuk tanaman ini yg bagaimana

    • Ali Arwani says:

      Tanaman durian dapat tumbuh pada ketinggian 100-500 mdpl. Jenis tanah yang disukai adalah tanah grumosol dan andosol, tanah subur dan kaya kandungan bahan organik. Tanaman durian akan tumbuh dengan baik pd tanah dengan pH 5-7 dan optimum pada pH 6-6,5. Curah hujan yang dikehendaki adalah > 2.000 mm/tahun dan tersebar merata sepanjang tahun degan lama bulan basah 9-10 bulan/tahun dan 1-2 bulan kering sebelum berbunga. Adapun Intensitas cahaya 40-50%, dengan suhu 22-30ºC. Semoga bermanfaat

  • Mardi says:

    Bagaimana Cara lain utk mengetahui ph tanah Karna kita tdk punya alat tersebut ???

    • Ali Arwani says:

      untuk mengetahui ph tanah dapat dilakukan dengan cara yang tradisional yakni dengan mneggunakan kunyit.

      Adapun cara pengukurannya sebagai berikut :
      Ambil Kunyit kira kira yang seukuran jari telunjuk. Potong Kunyit menjadi 2 bagian. Masukkan / celupkan potongan kunyit ( bagian yang terpotong ) kedalam tanah basah yang akan kita ukur pH nya
      Biarkan sampai kira-kira 30 menit. Setelah itu ambil kunyit tesebut dan lihat warna bagian potongan kunyit

      Hasil Pengukuran
      – Jika bagian kunyit yang terpotong warnanya menjadi pudar maka kesimpulannya pH tanah ASAM ( pH dibawah 7 )
      – Jika bagian kunyit yang terpotong warnanya tetap berwarna cerah ( tidak ada perubahan ) maka kesimpulan pH tanah NETRAL ( pH antara 6-8 )
      – Jika bagian kunyit yang terpotong warnanya menjadi lebih tua, kecoklatan atau bahkan kebiruan maka kadar keasaman tanah tersebut rendah atau BASA ( pH diatas 7 lebih ).

      semoga bermanfaat

  • Fatimah faradila says:

    Kalo ada tunas baru tumbuh dari batas batang dari biji dan pucuk ketika sambung sebaiknya di biarkan apa di potong

  • ASD says:

    Mohon Pencerahan nya gan, dirumah saya ketinggian 200 mdpl tetapi jenis tanahnya tanah liat, saya mencoba mengganti tanahnya dengan tanah urug pegunungan dan saya olah dengan kompos dengan diameter 1 meter persegi, apakah nanti pertumbuhan tanaman durian saya bisa tumbuh maksimal dan bisa berbuah? terima kasih sblmnya

    • Ali Arwani says:

      Penggantian media tanah dengan memberikan tanah urug dan kompos sangat tentunya sangat baik, hal ini bermanfaat untuk tersedianya asupan nutrisi didalam tanah selain itu lebih memudahkan akar tanama durian untuk menyebar. Namun, perlu diketahui, keberhasilan budidaya tanaman durian tidak hanya ditenukan oleh faktor media tanam saja. ada beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan seperti penyiraman dan pemupukan. Semoga bermanfaat.

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 52%
Jual Bibit Mangga Yu Wen 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Mangga Yu wenRp 75.000 Rp 155.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 155.000
Stok: Tersedia
OFF 36%
Benih Paria Lipa F1 (Cap Panah Merah)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 12.500 Rp 19.500
Tersedia
Rp 12.500 Rp 19.500
Stok: Tersedia
OFF 30%
Bibit Anggur Jaboticaba Preco 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000 Rp 215.000
Tersedia
Rp 150.000 Rp 215.000
Stok: Tersedia
OFF 24%
Bibit Delima Hitam 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Delima HitamRp 65.000 Rp 85.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 85.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR