Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » 6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air didalam Pot (Tabulampot) Agar Tumbuh Optimal dan Dapat Berbuah Cepat Serta Lebat

6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air didalam Pot (Tabulampot) Agar Tumbuh Optimal dan Dapat Berbuah Cepat Serta Lebat

Diposting pada 18 September 2017 oleh Ali Arwani | Dilihat: 22.156 kali

6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air didalam Pot (Tabulampot) Agar Tumbuh Optimal dan Dapat Berbuah Cepat Serta Lebat

Budidaya Jambu Air Tabulampot – Siapa sich yang tidak kenal dengan buah yang satu ini, Yups inilah BUAH JAMBU AIR. Buah jambu air  memang sudah sangat populer dengan rasanya yang manis dan kandungan air yang tinggi. Buah jambu air biasanya berwarna merah, merah hati, putih atau hijau dan berwarna putih pada bagian dalam, mengandung banyak air, serta rasanya ada yang manis, masam dan ada yang sedikit sepat. Selain itu, tanaman buah Jambu air terkenal akan daya adaptasi sangat tinggi. Oleh karena itu, tanaman ini dapat ditanam mulai dataran rendah hingga dataran tinggi. Tanaman ini bersifat genjah sehingga sangat mudah berbuah baik dibudidayakan dilahan maupun di dalam pot. Penampilannya dengan buah yang tumbuh lebat serta berwarna mulai hijau, merah muda hingga merah, hijau tua, putih bersih menarik decak kagum penggermarnya.

Tanaman pemilik nama latin sysygium samarangense L. ini dapat tumbuh optimal pada dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m diatas permukaan air laut. Pohoon jambu air dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 3 -10 meter. pohon ini memiliki karakteristik dimana batang biasanya bercabang dan bengkok dengan buah seperti buah buni, bentuknya seperti gasing dengan bagian pangkal kecil dan bagian ujung melebar serta biasanya bagian ujung dengan pangkal di pisahkan oleh lekukan. Daunnya berbentuk lebar dengan ujung meruncing saling berhadap-hadapan dua tangkai bersama atau anak ranting. Kanopinya lebar seperti payung sehingga dapat digunakan sebagai peneduh. Jika di budidayakan di lahan, tanaman buah Jambu air dapat mulai berbuah pada umur 2-3 tahun. sedangkan jika dibudidayakan di dalam pot dalam berbuah pada umur 1 tahun. Bunganya berbentuk malai. Buahnya seperti bohlam lampu dengan daging buah lunak serta mengandung banyak air. Rasanya bervariasi mulai manis, masam, sepet dan campuran.

Budidaya Jambi Air Tabulampot

Budidaya Jambi Air Tabulampot

Jambu Air Tabulampot

Jambu Air Tabulampot

Sekarang ini banyak sekali para pecinta tanaman buah yang sudah mulai menanam jambu air, bagi anda yang tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam jambu air, jambu air tabulampot bisa menjadi solusi tepat bagi anda. Selain sifatnya yang akan cepat berbuah, tanaman jambu air ini juga dapat menjadi tanaman hias yang mampu mempercantik halaman rumah anda. Tabulampot jambu air juga tidak memerlukan perawatan yang ribet, cukup lakukan penyiraman, pemupukan dan mencegah hama penyakit datang menyerang tanaman tersebut. Yups, sebelum memulai bertanam jambu air tabulampot, ada baiknya kita membahas cara untuk menanam jambu air didalam pot.

Baca Juga :   Inilah 6 Keistimewaan Durian Petruk Khas Kota Jepara, Durian Lokal Unggul Yang Memiliki Citarasa Yang Unik

Berikut ini 3 Tips Sukses Budidaya Tanaman Buah Jambu Air Tabulampot Agar Cepat Berbuah : 

1. Pemilihan Bibit
Dalam menanam budidaya jambu air didalam pot, sebaiknya memilih Bibit jambu air yang berasal dari hasil cangkok atau okulasi bukan dari biji. Pastikan bibit buah jambu air hasil cangkok atau okulasi tersebut berasal dari tanaman induk yang sudah berbuah. Selain iti, Bibit buah jambi air yang hendak ditanam sudah berumur setidaknya 2-3 bulan. Baca Juga : Bibit Jambu Air Madu Deli Hijau Unggul

2. Pemilihan Media tanam
Media tanaman untuk tanaman buah jambu air tabulampot sebaiknya bersifat ringan, dapat menyimpan air, Porous, gembur, dan bebas dari bibit hama penyakit. Berikut ini komposisi media tanam yang dapat digunakan untuk tanaman buah belimbing antara lain : Tanah : Pupuk Kandang : sekam = 2 :1:1. Baca Juga : Media Tanam Sphagnum Moss Super

3. Tahap Penanaman Bibit
Siapkan bibit yang dipilih dari hasil Okulasi. Umur bibit minimal enam bulan atau lebih dengan tinggi minimal 50 cm dan memiliki dua pasang helai daun.

  • Siapkan pot dengan diameter 60 cm dengan ketinggian 40 cm yang telah dibeli ganjalan kira 10 cm dari tanah.
  • Masukkan pecahan genteng ke dalam pot agar kelebihan air siraman mudah menetes atau keluar dari dasar pot. Masukkan media tanamn ke dalam pot hingga batas 5 cm dari bibir pot. Padatkan dengan cara mengoyang-goyangkan dinding pot, lalu siram hingga cukup basah. Biarkan 2-3 hari agar media tanam dapat mengendap dan stabil. lalu buat lubang tanam tepat di tengah pot.
  • Lepaskan bibit tanaman buah jambu air dengan cara menggunting atau menyobek polibag dengan gunting atau pisau.
  • Masukkan bibit secara perlahan ke dalam lubang tanam.
  • Tutup bibit tanaman buah jambu biji dengan media tanam hingga batas pangkal batang.
  • Siram tanaman dengan air secukupnya hingga media tanam basah.
  • Jika perlu pasang ajir agar tanaman tidak mudah goyah jika tertiup angin
  • Tempatkan tabulampot pada tempat yang teduh hingga muncul tunas-tunas baru.

 

Pohon Jambu Air Tabulampot

Pohon Jambu Air Tabulampot

4. Tahap Perawatan
Tanaman buah jambu air akan tumbuh dengan baik dan mampu menghasilkan buah yang lebat jika dipelihara dengan baik. Oleh karena itu tanaman buah jambu air perlu diberi perlakuan Penyiangan, Penyiaman, Pemupukan, dan pemangkasan.

a. Penyiangan
Penyiangan dilakukan sebelum pemupukan agar proses pemupukan dapat berjalan dengan lancar karena tanah menjadi gembur dan gulam sudah tidak ada. Penyiangan dilakukan dengan cara membuang gulma menggunakan cangkul.

Baca Juga :   BUDIDAYA JAMBU AIR DALHARI AGAR TUMBUH SUBUR & MAMPU BERBUAH LEBAT

b. Penyiraman
Dua minggu Pertama setelah penanaman, tanaman jambu air muda di siram satu kali dalam sehari pada sore hari. Jika sudah cukup besar dan perakarannya dalam, tanaman cukup disiram selang sehari atau dua hari sekali. Penyiranam dilakukan dengan cara menyiramkan air pada seluruh bagian tanaman dan media tanam.

c. Pemupukan
Pemupukan Jambu air tabulampot  dilakukan sebelum dan sesudah berbuah dengan uraian sebagai berikut :

  • Pada Umur Satu bulan setelah tanam : Berikan pupuk NPK mutiara dengan komposisi 25:7:7 dengan konsentrasi 10g/liter air. Pemberian pupuk dengan frekuensi 3 bulan sekali. Adapun cara penggunaannya dengan meyiramkan pupuk yang sudah tercampur ke perakaran tanaman buah, volume pemupukan 1-3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tanaman.
  • Pada Umur 3 Bulan : Berikan pupuk mutiara dengan komposisi 16:16:16 dengan konsentrasi 10g/liter air. Pemberian pupuk dengan frekuensi 3 bulan sekali. Adapun cara penggunaannya dengan meyiramkan pupuk yang sudah tercampur ke perakaran tanaman buah, volume pemupukan 1-3 liter atau disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Adapun pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Penggunaannya untuk penanaman di pot sebanyak lima kilogram per pot, sedangkan penanaman di lahan sebanyak 15 kg per pohon.

d. Pemangkasan
Pemangkasan jambu air dibedakan menjadi tiga macam :

  • Pemangkasan untuk pembentukan pohon dilakukan setelah mencapai ketinggian 1.5 – 2 meter dengan memilih tiga atau empat batang utama agar tajuk tanaman rimbun. Pemangkasan cabang lain dilakukan 1 -2 cm dari batang utama sehingga luka bekas pangkasan tidak melukai batang utama.
  • bPemangakasan untuk pemeliharaan, bagian yang dipangkas adalah dahan tua, kering, luka serta tidak sempurna.
  • Pemangakasan Untuk peremajaan dilakukan pada seluruh bagian tanaman yang sudah terlalu tua, tidak berproduksi atau diserang hama dan penyakit.

5. Tips Pengendalian Hama dan Penyakit
a. Hama Ulat

  • Penyebab : Ulat ( Dasycha inclusa dan Parasa Lepida). Gejala serangan : daun yang dimakan menjadi bolong-bolong dan Ujung tunas dan ujung bunga yang dimakan menjadi buntung.
  • Cara Pengendalian : Semprot ulat dengan Bayrucil 250 EC dan Basudin 60 EC dengan konsentrasi 2cc/liter air

b. Lalat buah pada jambu air

  • Penyebab : Larva lalat buah ( Dacus Dorsalis). Gejala Serangan : Buah yang hampir matang manjadi rontok dan busuk, Jika buah dibelah terdapat ulat atau belatung.
  • Cara Pengendalian : Bungkus buah dengan kantong plastik yang bagian bawahnya diberi lubang agar air tidak menggenang dikantong atau kertas bekas kantong semen saat berukuran sebesar telur puyuh. Semprot tanaman dengan isektisida Thiodan 35 EC atau Supracid 40 EC dengan konsentrasi 2 cc / liter air setiap dua minggu sekali saat uah berukuran sebesar telur puyuh dan di hentikan sekitar satu bulan sebelum dipetik dan yang terakhir kumpulkan dan bakar buah yang jatuh agar larva mati.
Baca Juga :   4 Jenis Tanaman Buah Jambu Biji Unggulan Dengan Rasa Paling Manis dan Paling Cocok Untuk diBudidayakan di Iklim Indonesia

c. Serangan Penyakit Busuk ( Kanker batang )

  • Penyebab : Cendawan Phythothora. Gejala Serangan : Daun Menguning dan mengering. Pangkal Batang berwarna kecokelatan atau hitam
  • Cara Pengendalian : Gunakan Fungisida bersifat sistemik Seperti Benlate atau anvil yang ditambahkan sedikit air, kemudian poleskan ke pangkal batang dengan menggunakan kuas.

6. Tahap Panen
Bibit Tanaman buah Jambu air tabulampot akan mulai berbuah pada umur 1 tahun. Bunganya berbentuk malai. Buah jambu air berbentuk seperti bohlam lampu dengan daging buah lunak serta mengandung banyak air. Rasanya bervariasi mulai manis, masam, sepet dan campuran. Untuk mencegah buah jambu air dari serangan penyakit dan hama sebaiknya lakukan pembungkusan buah, pembungkusan dapat dilkukan dengan menggunakan plastik putih atau plastik khusus pembungkus buah.

jambu air madu dheli Putih Tabulampot

jambu air madu dheli Putih Tabulampot

Tips Membuat Tanaman Buah Jambu Air Tabulampot Agar Cepat Berbuah :

  • Perontokan daun setelah tanaman berumur 9 -10 bulan dengan cara buang daun pada tiap ranting pohon.
  • Daun yang di sisakan hanya empat lembar saja yang berada di pucuk pucuknya. Lakukan perontoka saat tanaman buah hambu air sehat dan subur serta kondisi cuaca yan biak.
  • Penyemprotan ZPT setelah pemupukan pertama. Hal tersebut dilakukan dua minggu sekali dengan takaran 2 cc atonik perliter air. Selain disemprotkan ZPT, disemprotkan pembasmi serangga dengan takaran 2 cc per liter air.

Demikianlah informasi tentang 6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air di dalam Tabulampot Agar Cepat Berbuah Sepanjang Tahun. Panduan budidaya ini dapat anda terapkan pada varietas jambu air unggulan seperti : Jambu madu deli hijau, jambu citra, jambu delima, jambu kesuma merah, jambu king rose dan masih banyak lagi lainnya. Semoga informasi tersebut mampu menjadi landasan anda yang hendak budidaya tanaman jambu air tabulampot. Baca juga : 10 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Anggur Agar Tumbuh dan berbuah dengan maksimal.

 


kata terkait,
Jambu Air Citra, Jambu Air King Rose Apple, Jambu Air Black Diamond, Jambu Air Madu Deli Hijau, Jambu Bol Jamaika, Jambu Air Dalhari, budidaya Jambu Air Citra, budidaya Jambu Air King Rose Apple, budidaya Jambu Air Black Diamond, budidaya Jambu Air Madu Deli Hijau, budidaya Jambu Bol Jamaika, budidaya Jambu Air Dalhari, Cara Budidaya Jambu Air Citra Tabulampot, Cara Budidaya Jambu Air King Rose Apple Tabulampot, Cara Budidaya Jambu Air Black Diamond Tabulampot, Cara Budidaya Jambu Air Madu Deli Hijau Tabulampot, Cara Budidaya Jambu Bol Jamaika Tabulampot, Cara Budidaya Jambu Air Dalhari Tabulampot,

Bagikan informasi tentang 6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air didalam Pot (Tabulampot) Agar Tumbuh Optimal dan Dapat Berbuah Cepat Serta Lebat kepada teman atau kerabat Anda.

6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air didalam Pot (Tabulampot) Agar Tumbuh Optimal dan Dapat Berbuah Cepat Serta Lebat | JualBenihMurah.com

5 komentar untuk 6 Panduan Tepat Budidaya Tanaman Buah Jambu Air didalam Pot (Tabulampot) Agar Tumbuh Optimal dan Dapat Berbuah Cepat Serta Lebat

  • safari says:

    informasi dan ulasan tersebut semoga bermanfaat bagi orang banyak. dan memberi motifasi bagi pembaca. amin

  • Hendri N says:

    informasi sangat mencerahkan dan bermanfaat serta jelas . tapi begitu banyak bahan kimia yg digunakan , dari mulai perawtan pohon supaya subur dan sehat. hingga perwatan biar cepat berbuah lebat, ini membuat biaya perawatan untuk satu pohon besar

    • ALI ARWANI says:

      semoga informasi tentang budidaya tanaman buah jambu air dapat bermanfaat..
      dalam artikel kami sumber yang kami gunakan memang masih menggunakan pupuk kimia sebagai pupuk utama dengan kombinasi pupuk organik (kandang)..semoga ke depannya ada formula penggunaan pupuk organik dalam budidaya tanaman jambu air sehingga dapat menghemat biaya opersional dan perawatan..
      terima kasih banyak atas masukannya…

  • Thomas.H says:

    Sangat baik ulasan..dari penahanan dan perawatan.. Jambu air dalam pot

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 17%
Benih Selada Grand Rapids-25 Gram (Cap Panah Merah)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Selada GRAND RAPIDS_Panah MerahRp 15.000 Rp 18.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 18.000
Stok: Tersedia
Beras Hitam Premium Mlatiharjo 1 kg

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Beras Hitam Mlatiharjo 1 kgRp 35.000
Tersedia
Rp 35.000
Stok: Tersedia
OFF 17%
Benih Timun Merah (Maica Leaf)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Timun Merah maica LeafRp 15.000 Rp 18.000
Habis
Rp 15.000 Rp 18.000
Stok: Habis
OFF 14%
Benih Labu Suprema F1 – 25 Gram (Cap Panah Merah)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Labu Suprema F1Rp 18.000 Rp 21.000
Tersedia
Rp 18.000 Rp 21.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR