Butuh Bantuan? Customer service JualBenihMurah.com siap melayani dan membantu Anda.
Beranda » Artikel Terbaru » 6 Panduan Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Cabe di dalam Polybag Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

6 Panduan Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Cabe di dalam Polybag Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

Diposting pada 12 December 2016 oleh Ali Arwani | Dilihat: 4.083 kali

6 Panduan Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Cabe di dalam Polibag Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

Budidaya Sayuran Cabe Dalam Polybag – Sayuran Cabe adalah salah satu jenis tanaman sayuran yang banyak digunakan untuk bumbu masak. Orang mengenal berbagai jenis Cabe, mulai dari Cabe Merah Besar dan Cabe Merah Keriting, Cabe Rawit, Cabe Hijau dan lain sebagainya. Perbedaan dari jenis Cabe ini terlihat dari bentuk dan tekstur kulitnya. Menanam tanaman Cabe di polybag cukup mudah dan menyenangkan. Apalagi ketika berbuah, tanaman ini dapat menghiasi taman rumah. Warnanya yang merah mencolok sangatlah indah dipandang.

Tanaman sayuran Cabe bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut. Di dataran tinggi, Cabe masih bisa tumbuh namun produksinya tidak maksimal. Cabe dapat tumbuh dengan baik dengan suhu udara antara 24 sampai 280 celcius. Selain itu, Cabe bisa tumbuh pada musim kemarau asal selalu disiram sehingga kebutuhan air terpenuhi.

Panduan Cabe Polybag

Panduan Cabe Polybag

Bagaimana tertarik untuk menanam dan membudidayakan sayuran cabe ini?. akan tetapi terkendala dengan lahan yang sempit, jangan risau dan galau, budidaya cabe polybag bisa menjadi solusi tepat untuk anda. Budidaya cabe polybag menjadi pilihan yang sanagt pas bagi anda yang ingin bertanam sayuran cabe, selain tidak memerlukan lahan yang luas, budidaya cabe polybag juga tergolong sangat mudah dalam perawatanannya. cukup penyiraman yang teratur dan penyinaran sinar matahari yang penuh untuk menunjang pertumbuhan dan pembuahannya.  Sebelum anda memutuskan untuk membudidayakan cabe dalam polybag, ada baiknya mempelajari tips mudah membudidayakan sayuran cabe di dalam pot.

Berikut ini adalah Tips Gampang dan Sukses Cara Budidaya Tanaman Sayuran Cabe Polibag Untuk Hasil Yang Maksimal

1. Penyemaian Benih
Menanam Cabe di Polybag harus melewati proses penyemaian benih. Benih Cabe bisa didapatkan dengan cara membeli di toko benih. Benih Cabe yang diperoleh dari membeli, sebaiknya dari produsen benih yang terpercaya sehingga mendapatkan benih Cabe yang berkualitas.

Media untuk penyemaian Cabe bisa menggunakan polybag, baik dari bahan plastik maupun daun-daunan. Media penyemaian adalah campuran tanah, arang sekam dan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Jika tidak ada arang sekam, gunakan tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Sebelum dicampurkan, tanah, arang sekam dan kompos tersebut diayak agar halus. Setelah halus dimasukkan ke dalam polybag. Media penyemaian diberi naungan untuk menghindari terik matahari dan air hujan. Akan lebih baik jika tempat penyemaian diberi jaring pelindung hama atau serangga. Susun polybag yang telah diisi media semai dalam naungan tersebut.

Sebelum ditanam di polybag, rendam biji Cabe dengan air hangat selama kurang lebih 3 jam. Biji yang mengapung sebaiknya dibuang dan biji yang tenggelam itulah yang dijadikan benih pembibitan. Setelah itu, masukkan setiap biji Cabe ke dalam lubang di polybag sedalam 0,5 cm (jangan ditabur). Jika biji sudah masuk lubang, tutup dengan kompos halus. Basahi sedikit media tanam agar kelembabannya terjaga.

Untuk perawatan pembibitan, siram polybag pembibitan setiap pagi dan sore hari. Cara menyimpannya adalah tutup permukaan polybag dengan kertas koran kemudian siram hingga basah. Buka kertas koran tersebut setelah biji tumbuh atau dalam perhitungan umum 3 hari setelah penaburan benih. Bibit Cabe siap ditanam ketika berumur 21-24 hari dalam persemaian atau setelah tumbuh 3-4 helai daun.

2. Media Tanam Cabe di Polybag
Untuk menanam Cabe di polybag, dibutuhkan media tanam yang sesuai dengan karakteristik tanaman Cabe. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai media tanam, sebaiknya ditentukan dahulu wadah yang akan digunakan untuk menempatkan media tanam. Wadah yang dimaksud adalah polybag dengan ukuran minimal 20 cm. Ukuran minimal ini bertujuan agar media tanam cukup kuat menopang pertumbuhan tanaman Cabe yang rimbun.

Media tanam yang dimasukkan ke dalam polybag adalah tanah bagian atas, kompos, pupuk kandang dan arang sekam yang sudah dicampur terlebih dahulu. Pupuk kandang yang sebaiknya digunakan adalah pupuk yang telah matang. Komposisi media tanamnya adalah 1:1:1, yakni dari bahan tanah = 1, pupuk kandang = 1 dan arang sekam = 1. Semua bahan media tanam diayak sampai halus. Kemudian campurkan semua bahan dan tambahkan NPK sebanyak 3 sendok makan. Aduk hingga campuran tersebut benar-benar rata.

Sebelum media tanam dimasukkan ke dalam polybag, lapisi bagian dalamnya dengan sabut kelapa atau pecahan genteng. Lapisan itu berguna untuk mengalirkan air agar tidak menggenangi daerah perakaran tanaman. Setelah media tanam polybag telah disiapkan, langkah selanjutnya adalah penanaman. Proses penanaman di polybag ini berbeda dengan penanaman di media atau lahan konvensional.

menanam cabe Polybag

menanam cabe Polybag

3. Penanaman Cabe di Polybag
Proses penanaman Cabe dilakukan dengan cara memindahkan bibit dari media persemaian ke media tanam polybag yang telah dipersiapkan. Penanaman ini dilakukan setelah bibit berumur 21 hari atau sudah memiliki 3-4 helai daun. Waktu penanaman Cabe sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau pada sore hari. Hal ini untuk menghindari stress pada tanaman Cabe. Penanaman harus berlangsung serentak untuk menghindari terganggunya proses tumbuh.

Cara menanamnya adalah dengan membuka atau menyobek polybag semai. Upayakan agar media semai jangan sampai terpecah atau terberai. Buat lubang tanam di media tanam polybag sedalam 5-6 cm. Kemudian masukkan bibit Cabe beserta media tanamnya yang menempel di perakaran ke dalam lubang tanam. Setelah tertanam, siram tanaman secukupnya untuk mempertahankan kelembaban.

4. Tips Perawatan
Perawatan tanaman Cabe dimulai sejak saat penanamannya sampai panen terakhir. Pada dua minggu pertama, tanaman perlu dikontrol pertumbuhannya secara seksama. Penyiraman diperlukan pada saat musim kering, caranya bisa dengan gembor. Hati-hati ketika melakukan penyiraman di saat tanaman belum terlalu kuat.

Tujuh hari setelah tanam, pasang ajiran untuk menopang tanaman Cabe agar berdiri tegak. Pengajiran yang dilakukan saat tanaman berumur 7 hari setelah tanam dikhawatirkan akan melukai perakaran. Bila akar terluka, tanaman akan mudah terserang penyakit. Cara memasang ajiran adalah dengan cara menancapkan ajir dengan jarak minimal 4 cm dari pangkal batang. Pengikatan tanaman pada ajiran dilakukan setelah tanaman tumbuh tinggi atau berumur di atas 30 hari.

Perawatan Cabe memerlukan perlakuan perempelan atau perompesan tunas. Perompesan atau pemotongan tunas ini dilakukan setelah umur 21 hari setelah tanam. Cara perompesan tunas adalah dengan memotong tunas yang tumbuh pada ketiak daun dengan tangan yang bersih. Perompesan ini dilakukan sampai terbentuk cabang utama, ditandai dengan kemunculan bunga pertama atau kedua.

Pemupukan tambahan dilakukan setiap dua minggu sekali atau minimal 8 hari hingga panen periode terakhir. Pemupukan susulan dilakukan dengan pengocoran pupuk pada setiap lubang tanam. Pemupukan yang paling praktis adalah dengan menggunakan pupuk organik cair. Siramkan 100 ml larutan pupuk yang telah diencerkan pada setiap tanaman. Bisa juga ditambahkan NPK pada campuran tersebut.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit
Hama yang sering menyerang tanaman Cabe adalah Ulat Grayak. Ulat Grayak memakan daun sampai berlubang sehingga mengganggu kemampuan fotosintesis tanaman. Pada tingkat yang parah, Ulat Grayak memakan habis seluruh daun. Penanggulangan bisa dilakukan secara mekanis yaitu dengan mengambil seluruh ulat lalu membunuhnya. Secara kimiawi bisa dilakukan penyemprotan insektisida. Penyemprotan sebaiknya dilakukan saat malam hari.

Penyakit yang menyerang tanaman Cabe dan cukup sulit dikendalikan adalah penyakit layu. Penyakit layu bisa ditimbulkan oleh beragam jasad pengganggu tanaman seperti berbagai jenis cendawan dan bakteri. Pengendalian penyakit layu harus diamati dengan lebih spesifik agar penanganannya bisa lebih tepat.

6. Panen Cabe
Cabe mulai dapat dipanen setelah berumur 75-85 hari setelah tanam. Proses pemanenan dilakukan dalam beberapa periode. Pemanenan bisa dilakukan setiap 2 sampai 5 hari sekali, disesuaikan dengan kondisi kematangan buah. Buah Cabe sebaiknya dipetik sekaligus dengan tangkalnya untuk memperpanjang umur simpan. Buah yang dipetik adalah yang berwarna oranye. Lakukan pemetikan pada pagi hari.

Demikianlah inormasi tentang panduan cara tanam dan budida sayuran cabe dalam polybag, semoga informasi tersebut dapat bermanfaat dan mampu menambah wawasan kita dalam membudidayakan tanaman sayuran di dalam pot.  Baca Juga : 6 Panduan Budidaya Sayuran Kubis dalam Polybag

 

 


kata terkait,
Cabe, Tanaman cabe, cara tanam cabe, sayuran cabe, Jual benih Cabe, Manfaat Cabe, Cara budidaya sayuran cabe, tips Tanam sayuran cabe polybag, Manfaat Cabe, Sayuran Cabe Polibag, cara tanam cabe polibag, tips budidaya cabe polibag,

Bagikan informasi tentang 6 Panduan Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Cabe di dalam Polybag Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal kepada teman atau kerabat Anda.

6 Panduan Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Cabe di dalam Polybag Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal | JualBenihMurah.com

3 komentar untuk 6 Panduan Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Cabe di dalam Polybag Agar Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

  • Isti says:

    Kalau bibitnya bikin sendiri gimana ya? Apakah pertumbuhan tanaman tetap akan baik.
    Kalau bisa tolong jelaskan bagaimana cara membuat bibit yang baik.
    Terimakasih.

    • ALI ARWANI says:

      selamat pagi…
      membuat bibit sendiri atau membeli yang sudah benih atau jadi sebenarnya tidak bermasalah, yang diperlu diperhatikan adalah calon benih berasal dari yang berkualitas agar mendapatkan hasil yang berkaulitas pula.
      selain itu faktor perawatan juga perlu diperhatiakan dalam budidaya cabe..
      untuk tahap penyemaian cabe akan kami upload pada artikel berikutnya
      terima kasih atas masukannya

  • Muksin Bachtiar. says:

    Alhamdulillah.
    Syukron.. Pak.!

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 32%
Bibit Sawo Manila 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Buah Sawo ManilaRp 85.000 Rp 125.000
Tersedia
Rp 85.000 Rp 125.000
Stok: Tersedia
OFF 29%
Bibit Alpukat Kahyangan 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000 Rp 210.000
Tersedia
Rp 150.000 Rp 210.000
Stok: Tersedia
OFF 27%
Jual Bibit Gowok 70cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 55.000 Rp 75.000
Tersedia
Rp 55.000 Rp 75.000
Stok: Tersedia
OFF 17%
Benih Bayam Maestro-25 Gram (Cap Panah Merah)

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Bayam Maestro_panah Merah 1Rp 15.000 Rp 18.000
Tersedia
Rp 15.000 Rp 18.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR